Lombok Post
Headline Selong

Sumpah Pemuda Diwarnai Unjukrasa

MINTA KEJELASAN: Sejumlah mahasiswa saat berunjukrasa di kantor Kejari Selong kemarin (28/10) usai peringatan Hari Sumpah Pemuda.

SELONGA�– A�Warga Lombok Timur (Lotim) menggelar peringatan Hari Sumpah Pemuda kemarin (28/10) di Lapangan Tugu depan Pendopo Bupati Lotim. Mulai dari pegawai dan pejabat SKPD Lotim, pelajar sekolah hingga aparat TNI-POLRI nampak hadir. Namun, usai pelaksanaan upacara perayaan sumpah pemuda diwarnai dengan aksi demonstrasi sejumlah mahasiswa. Hal ini terkait sejumlah persoalan di Pemkab Lotim seperti pungutan liar, korupsi hingga masalah kepemudaan.

“Di Lotim ini masih banyak aksi Pungli yang terjadi. Ini membuktikan maraknya tingkat kejahatan yang terorganisir oleh oknum yang tidak bertanggung jawab,” kata Hairul Anwar, Koordinator aksi Pergerakan Mahasiswa Islam Indonesia (PMII) Lotim.

Para mahasiswa ini beraksi di depan Kantor Kejaksaan Negeri Selong. Mereka juga bergerak ke kantor DPRD hingga ke Polres Lotim. Selain meyorot aksi Pungli, sejumlah mahasiswa ini juga menyorot masalah kasus SDN 7 Terara yang hingga kini A�belum diselesaikan oleh Kejaksaan.

“Ini membuktikan lemahnya penegak hukum,” teriak sejumlah demonstran ini.

Pihak Kejaksaan diminta bergerak cepat mengusut kasus SDN 7 Terara. Tuntutan para mahasiswa ini ditanggapi oleh Kajari Selong Tri Cahyo Hananto yang menemui mereka. Ia menjelaskan khusus untuk kasus SDN 7 Terara, itu masih dalam proses.

“Itu (kasus SDN 7 Terara, Red) masih jalan terus. Apabila tidak memungkinkan maka akan dihentikan. Tapi untuk saat ini itu masih terus berlanjut,” kata dia. “Jangan pernah berpikir kalau kejaksaan masuk angin. Itu tidak benar dan saya minta para mahasiswa jangan terprovokasi atau membuat fitnah,” sambungnya.

Terpisah Kadis Dikpora Lotim, Lalu Swandi juga memberikan tanggapannya terkait potret pemuda Lotim saat ini. Ia mengakui banyak potensi pemuda yang sangat produktif tidak dimaksimalkan. Untuk itulah, dijelaskannya pihak eksekutif telah mengajukan dibentukan Dinas yang khusus menangani masalah kepemudaan dan olahraga.

A�”Itu sudah kami ajukan dalam OPD agar ada Dinas Pemuda dan Olahraga. Dengan adanya Dinas ini kita harapkan ke depan potensi pemuda produktif yang ada di Lotim bisa dimaksimalkan,” tandasnya. (ton/r2)

Berita Lainnya

Kematian Bayi Lotim Menurun

Redaksi LombokPost

Penyeberangan di Pelabuhan Lembar Molor

Redaksi LombokPost

Polres Loteng Siap Bersinergi Dengan Media

Redaksi LombokPost

PDIP Panaskan Mesin Partai

Redaksi LombokPost

Bangun Tidur, Begal Dicokok Polisi

Redaksi LombokPost

Pak Jokowi, Bebaskan Baiq Nuril!

Redaksi Lombok Post

Penangan Pascagempa Lamban

Redaksi LombokPost

SMPN 3 Jonggat Terapkan Pembelajaran Berbasis Siswa

Redaksi LombokPost

Pemkab Loteng Siapkan Nikah Massal Gratis

Redaksi LombokPost