Lombok Post
Praya

Ada Pungli di Rutan, Laporkan!

sosialisasi
SOSIALISASI: Inilah baliho sosialisasi awas pungli, yang dipasang Rutan Praya Lombok Tengah (Loteng), kemarin (2/11).

PRAYA – Satuan Tugas Sapu Bersih Pungutan Liar (Satgas Saber Pungli) di Lombok Tengah (Loteng) akhirnya dibentuk. Kebijakan itu, dimulai dari rumah tahanan (Rutan) Praya dan Polres Loteng.A�A�A�A� a�?Alhamdulillah, sejauh ini kita tidak menekukan pungli itu,a�? kata Kepala Rutan Praya Lalu Jumaidi, yang juga ketua Satgas Saber Pungli di Rutan Praya, kemarin (2/11).

Ia mengaku telah mengumpulkan 245 penghuni rutan dan petugas rutan. Hasilnya, tidak ada satu pun yang mengaku mengalami kasus pungli. Kendati demikian, pihaknya terus melakukan pengawasan internal, baik melalui sosialisasi baliho dan rekaman CCTV yang sudah dipasang dibeberapa titik rawan.

Di baliho, lanjutnya keluarga penghuni rutan, bisa melaporkan temuannya melalui SMS center di tiga nomor sekaligus yaitu, nomor dirinya sendiri, kepala Divisi Pas Kemenkumham NTB dan Dirjen Pas Kemenkumham Pusat. a�?Yang jelas, setiap waktu kami akan menanyakan kepada penghuni rutan,a�? kata Jumaidi.

Pria asal Lombok Timur (Lotim) itu menekankan, jika ada petugas rutan yang tertangkap basah melakukan pungli, atau ada laporan pungli dan terbukti, maka pihaknya tidak segan-segan memberi sanksi tegas. Salah satunya, pemecatan. Ia tidak ingin, nama rutan Praya rusak gara-gara perbuatan segelintir oknum.

a�?CCTV yang rusak kita perbaiki dan yang kurang kita tambah. Ini salah satu upaya meminimalisir pungli. Jika ada pungli, tolong jangan tutup-tutupi. Laporkan saja,a�? serunya.

Pungli di rutan, tambah Jumaidi biasanya dilakukan kepada mereka yang mengusulkan hak cuti bersama, cuti menjelang bebas dan bertemu keluarga atau jam besuk. Berapa pun besaran pungli yang diterima dan dikeluarkan, tetap saja melanggar dan bersalah, sehingga tidak ada kata maaf.

a�?Kami di Polres juga mulai bekerja, memerangi pungli,a�? kata Wakapolres Loteng Kompol Lalu Salehuddin, terpisah.

Ketua Satgas Saber Pungli di Polres itu mengatakan, sudah mengumpulkan seluruh unit Polres, hingga Polsek untuk menghindari pungli. Lagi-lagi, jika tertangkap, maka sanksi pemecatan menunggu. a�?Satgas yang kami bentuk ini sebatas internal saja. Tapi, kalau ada kasus di luar sana, kami tindaklanjuti,a�? kata Salehud.(dss/dinr2)

Berita Lainnya

Polres Loteng Siap Bersinergi Dengan Media

Redaksi LombokPost

Penangan Pascagempa Lamban

Redaksi LombokPost

SMPN 3 Jonggat Terapkan Pembelajaran Berbasis Siswa

Redaksi LombokPost

Pemkab Loteng Siapkan Nikah Massal Gratis

Redaksi LombokPost

Jaksa Kumpulkan 96 Kades Terpilih

Redaksi LombokPost

Dewan Pertanyakan Penyedia Panel RISHA

Redaksi LombokPost

Kadis Baru Ditugaskan Perangi Calo

Redaksi LombokPost

PT Angkasa Pura I Salurkan Dana Pinjaman Mitra Binaan

Redaksi LombokPost

Pemkab Loteng Bangun Pendeteksi Tsunami

Redaksi LombokPost