Lombok Post
Giri Menang Headline

Ayo, Mendidiklah dengan Hati!

PENGARAHAN: Suasana sosiasliasi penguatan pelaku pendidikan di Aula Kantor Bupati Lobar, kemarin (2/11). Pada acara tersebut dibahas bagaimana membentuk anak didik berkualitas.

GIRI MENANGA�– Kepala Dinas Pendidikan dan Kebudayaan (Dikbud) Lombok Barat (Lobar) H Ilham mengaku khawatir melihat masa depan pelajar di Kabupaten Lobar. Perubahan zaman dinilai sangat cepat. Pergaulan bebas kian tak terkendali, hingga arus digitaliasi yang makin tak terkontrol menjadi ancaman nyata perkembangan generasi penerus di Lobar.

Belum lagi, permasalahan klasik di lingkup satuan pendidikan yang belum teratasi secara optimal. Yakni seperti kekerasan pada anak di sekolah, pelecehan seksual, hingga pungutan liar oleh oknum yang tidak bertanggung jawab. Itu semua masih ditemukan di sejumlah sekolah.

Ilham ingin semua itu segera teratasi dari sekarang. Terutama kekerasan pada anak, semua sekolah se-Lobar sudah menandatangai komitmen tidak ada lagi kekerasan di sekolah.

“Di sini saya katakan, mendidik di era kita jauh berbeda dengan zaman sekarang,a�? ungkap Ilham saat acara soasialisasi penguatanA� pelaku pendidikan di Aula Kantor Bupati Lobar, kemarin (2/11).

Menurutnya,A� mendidik anak tidak hanya peran sekolah. Akan tetapi masyarakat dan keluarga juga harus selalu memerhatikan pergaulan anak. Pentingnya keterlibatan semua pihak ini diharapkan supayaA� menghasilkan anak didik terbaik di era ini.

“Yang saya khawatirkan adalah menyangkut akhlak anak. Perhatikan lingkungan pergaulan anak kita,a�? pesannya.

Kegiatan sosialisasi tersebut dihadiri oleh 720 kepala satuan pendidikan di Lobar. Mulai dari jenjang PAUD, SD, SMP hingga SMA. Turut hadir membuka acara tersebut Bupati Lobar H Fauzan Khalid, dan Ketua Dewan pendidikan TGH Subki Sasaki.

Dalam sambutannya, Bupati mengatakan peran semua unsur sangat strategis untuk menopang pendidikan yang berkualitas. Termasuk keluarga dan masyarakat juga harus ikut mengontrol pergaulan remaja di era modern seperti sekarang.

“Ingat, kualitas pendidikan dipengaruhi oleh empat faktor. Yakni guru, keluarga, lingkungan, dan siswa. Bagi para guru, ayo mulailah mendidik dengan hati,a�? bebernya.

Orang nomor satu di Lobar itu menyakini,A� perilaku anak dan karakter anak terbentuk dari kebiasaan keluarga.A� Untuk itu,A� baik keluarga dan guru harus melakukan pembiasaan baik agar ditiru oleh anak didik.

“Guru tidak hanya transfer ilmu tapi juga transfer kebiasaan,a�? ungkap Bupati.

Sarana penunjang juga harus diperhatikan. Karena itu Bupati meminta, sekolah mendukung fasilitas, terutama perpustakaan. A�a�?Di perpustakaan anak didik bisa menggali ilmu dengan cepat,a�? tutupnya.

Setelah dibuka oleh Bupati, kegiatan ini dilanjutkan dengan penyampaian materi oleh narasumber dari IKIP Mataram dan FKIP UNRAM. Kegiatan sosialisasi ini akan dilaksanakan empat gelombang hingga empat hari kedepan. (zen/r5)

Berita Lainnya

Didukung Warga, Ustad Budi Tak Gentar Dikepung Calon Petahana

Redaksi Lombok Post

Bangun Mandalika, ITDC Pinjam Rp 3,6 Triliun ke AIIB

Redaksi LombokPost

Mohan Bikin Kejutan di Mataram Jazz & World Music Festival 2018

Redaksi LombokPost

Setengah Hati Urusi Bisnis “Nakal”

Redaksi LombokPost

Jalan Terjal Memburu Para Bandar

Redaksi LombokPost

Gempa Lagi, Panik Lagi

Redaksi Lombok Post

Pintu Beasiswa Eropa Terbuka Lebar untuk Pelajar NTB

Redaksi Lombok Post

Gempa Lagi, Lombok Belum Stabil

Redaksi Lombok Post

Dompet PNS Makin Tebal, Pemkot Siapkan Rp 363 Miliar

Redaksi Lombok Post