Lombok Post
Kriminal

Giliran Vendor Diperiksa Polisi

GANTI PIN: Salah seorang pegawai BRI Cabang Mataram melayani nasabah untuk penggantian nomor PIN ATM, di Kantor Cabang BRI, Mataram, kemarin (31/10).

MATARAM – Polisi terus mendalami kasus pembobolan rekening nasabah BRI Cabang Mataram. Kemarin (2/11), pihak vendor ATM BRI, yakni PT Swadharma Sarana Informatika (SSI), diperiksa polisi.

Kasat Reskrim Polres Mataram AKP Haris Dinzah mengatakan, pemeriksaan vendor berkaitan dengan kewenangan mereka selaku Badan Usaha Jasa Pengamanan (BUJP). a�?Tadi (kemarin, Red) sudah kami periksa,a�? kata Dinzah.

Mengenai materi pemeriksaan, Dinzah mengaku belum dapat dibeberkan. Yang pasti, pemeriksaan berkaitan dengan keamanan ATM BRI yang diduga telah dipasangi alat perekam data nasabah atau skimmer.

Selain pemeriksaan vendor, polisi telah berkoordinasi dengan masing-masing kepala bank yang ada di Mataram. Ini sebagai langkah antisipasi agar kejadian yang menimpa nasabah BRI, tidak merembet ke nasabah bank lainnya.

a�?Iya langkah preventif kami, untuk membantu agar tidak melebar,a�? kata dia.

Sementara itu, ganti rugi uang nasabah yang hilang akhirnya dikonfirmasi pihak BRI. Menurut Manager Operasi BRI Cabang Mataram Komang Wahyu, pihaknya memang benar telah melakukan penggantian A�uang nasabah yang hilang secara misterius. Proses pembayaran, kata Wahyu, berjalan lancar dan tak mengganggu operasional BRI.

a�?Aktivitas bank tetap berjalan seperti biasa, di satu sisi pembayaran kerugian terus kita lakukan,a�? kata Wahyu.

Mengenai jumlah kerugian, pihak bank masih menutup informasi tersebut. Termasuk berapa jumlah nasabah yang uang di rekeningnya telah berkurang. Wahyu mengaku tak berwenang membeberkan informasi tersebut.

a�?Informasinya harus melalui satu pintu, yang punya kewenangan itu Kanwil BRI di Denpasar,a�? aku dia.

Sementara itu, informasi yang diterima koran ini menyebut, jumlah nasabah yang mengalami kerugian mencapai 400 lebih nasabah. Adapun nominal kerugiannya berada di kisaran Rp 1,8 hingga Rp 2 miliar.(dit/r2)

Berita Lainnya

Buron Pembegalan Wisatawan Tertangkap di Sekotong

Redaksi LombokPost

Lagi, Pelajar di Lombok Tengah Terseret Kasus Narkoba

Redaksi LombokPost

Ombudsman RI Pantau Kasus Buku Kemenag

Redaksi LombokPost

Dana Rehabilitasi Sekolah Melonjak Rp 1,2 Miliar

Redaksi LombokPost

Bangun Tidur, Begal Dicokok Polisi

Redaksi LombokPost

Gubernur Yakin Kemampuan Brimob

Redaksi LombokPost

Polda Kantongi Data Baru Kasus Pengadaan Buku Madrasah

Redaksi LombokPost

Berkas Banding Merger BPR Dilimpahkan

Redaksi LombokPost

Utamakan Langkah Preventif

Redaksi LombokPost