Lombok Post
Metropolis

NTB Jajaki Pasar Brunei Darussalam

delegasi
PERLUAS PASAR: Delegasi dari Disbudpar NTB, BPPD NTB foto bersama dengan Presiden Asosiasi Travel Agent Brunei Darussalam, dalam sales mission pekan lalu.

MATARAM – NTB kini tengah menjajaki pasar wisata di Brunei Darussalam. Negara dengan income perkapita tertinggi di Asia ini diyakini adalah pasar potensial destinasi wisata halal NTB.

Itu sebabnya, dalam perjalanan promosi ke Abu Dhabi, para pelaku industri pariwisata NTB menjejak Brunei Darussalam untuk mematangkan pengembangan pasar wisata di negara monarki di ASEAN Tersebut. Turut serta ke Brunei Darussalam, Kadisbudpar NTB HL Mohammad Faozal dan juga rombongan Badan Promosi Pariwisata Daerah NTB.

Di Bandar Seribegawan, ibu kota Brunei Darussalam, delegasi NTB menggelar pertemuan maraton pekan lalu dengan Asosiasi Travel Agent Brunei Darussalam (ATAB). Presiden ATAB H Sabli bin Haji Arsad, hadir langsung menyambut delegasi NTB bersama 15 pelaku industri pariwisata utama di negara tersebut.

Ketua BPPD NTB H Affan Ahmad kepada Lombok Post mengatakan, penjajakan pasar wisata ke Brunei Darussalam itu digagas Disbudpar dan BPPD NTB sebagai langkah terus mengembangkan pasar wisata NTB, menyusul predikat Pulau Lombok sebagai Destinasi Wisata Halal Terbaik Dunia, dan Destinasi Bulan Madu Terbaik Dunia.

Dia mengatakan, sebagai negara kaya, penduduk Brunei adalah pasar wisata yang menjanjikan. Saat ini saja, pendapatan perkapita negara itu sudah lebih dari USD 37 ribu. Jauh melampaui pendapatan perkapita Jepang, salah satu negara kaya di Asia.

Selain itu, sebagai negara yang memberlakukan hukum syariah, penduduk Brunei Darussalam kata Affan memerlukan destinasi wisata halal, sebagai tujuan mereka berwisata. a�?Di Asia Tenggara, pasar wisata halal kita, selain Malaysia adalah Brunei,a�? kata Affan.

Dalam pertemuan sales mission dengan ATAB itu, kata Affan, para pelaku industri pariwisata Brunei langsung tertarik dengan potensi pariwisata NTB. Mereka bahkan langsung menyiapkan program kunjungan delegasi ATAB ke Lombok untuk memantapkan peluang bisnis pariwisata yang lebih intens.

Secara khusus, dalam sales mission tersebut, Presiden ATAB H Sabli bin Haji Arsad menyampaikan bahwa potensi daya tarik destinasi Lombok dan Sumbawa sangat menjanjikan dan akan menjadi pilihan mereka kini.

Sebelum sales mission ini digelar, terlebih dahulu, Kadisbudpar NTB HL Mohammad Faozal telah menggelar pertemuan dengan maskapai Royal Brunei sebagai satu satunya maskapai Diraja Brunei Darussalam. Pertemuan itu untuk menjajaki direct flight maskapai tersebut ke Lombok. Peluang pembukaan rute tersebut itu saat ini tengah dikaji Royal Brunei. (kus/r8)

Berita Lainnya

Tolong, Jangan Masuk Angin!

Redaksi LombokPost

Volume Monumen Tak Sesuai Kontrak, Rekanan Didenda Rp 1,2 Juta Perhari

Redaksi LombokPost

Baginya, yang Penting Jangan Mengemis!

Redaksi LombokPost

Ibu Kota kok Kotor?

Redaksi LombokPost

Pemkot Optimis Semua Formasi Terisi

Redaksi LombokPost

Lahan Belum Beres, Pemkot Usulkan Rusunawa Nelayan

Redaksi LombokPost

Bukan Gertak Sambal! Ormas Ancam Turun Tertibkan Tempat Maksiat

Redaksi LombokPost

Lima Spa Abal-Abal Ditertibkan

Redaksi Lombok Post

Bunuh Diri kok Hobi

Redaksi Lombok Post