Lombok Post
Selong

Simpati Bupati Ali untuk Pak Dahlan

Ali BD
Ali BD

SELONG – Bupati Lombok Timur Ali BD menyampaikan keprihatinannya terhadap persoalan hukum yang menimpa mantan menteri BUMN Dahlan Iskan. Di mata Bupati Ali, Dahlan adalah orang baik dan sangat tidak layak ditahan. Karenanya, ia menyayangkan hukum yang berlaku.

a�?Hukum di negara ini kacau,a�? kata Bupati Lotim dua periode ini.

Dia mengatakan, apa yang dituduhkan pada Dahlan sebatas masih dugaan. Belum ada pula kerugian negara yang telah ditetapkan. a�?Beliau kan masih diduga bersalah dan belum ada kepastian hukumnya. Jadi menurut saya gak perlu ditahanlah ya,” katanya.

Ali BD yakin, bahwa Dahlan pun tak akan melarikan diri, atau menghilangkan barang bukti, dua hal yang menjadi alasan kejaksaan menahan Dahlan. “Memang dalam KUHP itu ada kata ‘dapat ditahan’ bukan ‘harus ditahan’ ya,a�? tandasnya.

Dia menyangkan hukum di negara ini telah membuat masyarakat resah. Lantaran, kasus Sumber Waras yang dinilai telah merugikan negara berdasarkan hasil audit BPK tidak diproses. Sebaliknya, kasus yang sudah sekian lama tanpa ada kerugian negara yang pasti, dengan cepat diselesaikan lantas kemudian dengan mudah menahan Dahlan Iskan.

“Kalau mau nahan orang, menambah beban negara. Penjara itu sekarang sesak, jadi jangan tunjukkan nafsu Anda menahan orang. Itu jadi beban negara lho ngasih tahanan makan. Kalau nggak perlu nggak usah ditahan,” kata dia.

Jelas sekali, Bupati Ali melihat bahwa kasus yang menimpa Dahlan Iskan kental nuansa politiknya. (ton/r8)

Berita Lainnya

PDIP Panaskan Mesin Partai

Redaksi LombokPost

Memahami Potensi Pemuda

Redaksi LombokPost

IGI Pertanyakan Kebijakan Sukiman

Redaksi LombokPost

26 Oven Untuk Petani Tembakau Lotim

Redaksi LombokPost

Pembangunan Rumah Korban Gempa Lamban

Redaksi LombokPost

4564 Honorer Lotim Akan Dievaluasi

Redaksi LombokPost

Akhirnya Darmaga Labuhan Haji Dikeruk Juga!

Redaksi LombokPost

Ditilang, Siswa Madrasah Nangis Minta Pulang

Redaksi LombokPost

SKD Selesai, Banyak Formasi CPNS Lowong

Redaksi LombokPost