Lombok Post
Metropolis

23 Warga NTB Ikut Demo ke Jakarta

BAHAS KEAMANAN: Gubernur NTB TGB HM Zainul Majdi (kanan) dan Kapolda NTB Bigjen Pol Umar Septono (kiri) melakukan pertemuan di ruang kerja Gubernur NTB, kemarin (3/11).

MATARAMA�– Aksi unjuk hari ini di Jakarta diharapkan tidak berimbas ke NTB. Untuk itu, Gubernur NTB TGB HM Zainul Majdi melakukan pertemuan khusus dengan Kapolda NTB Bigjen Pol Umar Septono dan Danrem 162/WB Kolonel Inf Farid Makruf di kantor Gubernur NTB, kemarin (3/11).

Usai pertemuan, Kapolda NTB Brigjen Pol Umar Septono mengatakan, jumlah warga yang akan berangkat dari NTB sebanyak 23 orang. Mereka berasal dari berbagai organisasi dan akan ikut memberikan aspirasi ke Jaktarta.

Menurutnya, jumlah ini lebih sedikit dari perkiraan awal sebanyak 50 orang. Umar mengaku tidak tahu pasti penyebab berkurangnya massa aksi yang ikut. “Jarak dan biaya ke ibu kota juga tidak sedikit sehingga kemungkinan ini menyebabkan mereka tidak berangkat,” duganya.

Selain itu diprediksi, jumlah ini berkurang karena mereka sudah puas dengan langkah pemerintah. Akan tetapi bisa juga karena ada larangan dari organisasi tempat mereka bernaung. a�?Kalau saya kan tidak melarang,a�? katanya.

Polda NTB sendiri sampai saat ini tidak mengirim pasukan ke Jakarta untuk pengamanan. Polda NTB sampai saat ini belum menerima pemberitahuan akan ada aksi unjuk rasa. Hanya Polres Sumbawa dan Polres Bima yang sudah memberitahukan akan ada demonstrasi. Namun ia yakin akan tetap kondusif, sebab sebelumnya sudah ada pertemuan antara Panglima TNI, Menteri Agama dan tokoh-tokoh Islam. a�?Karena komitmennya penyidikan tetap harus dilakukan, tidak ada perlindungan terhadap saudara Ahok (Gubernur Jakarta),a�? katanya.

Untuk unjuk rasa di Bima, pihaknya memprediksikan terburuk sehingga selalu berupaya optimal. Ia juga berharap agar masyarakat semakin sadar bahwa aksi anarkis tidak akan menguntungkan siapapun.

Sementara itu Danrem 162/WB Kolonel Inf Farid Makruf menambahkan, TNI berharap kepada umat muslim yang mau berunjuk rasa, harus dilakukan dengan tertib dan kondusif. a�?Suarakan aspirasi dengan baik tidak ada yang anarkis,a�? pesannya. (ili/r7)

Berita Lainnya

Kekayaan Tersembunyi Pantai Penghulu Agung Ampenan

Redaksi LombokPost

Hasil Produksi Langsung Dibeli Pengusaha

Redaksi LombokPost

DBD Bisa Jadi Ancaman Serius Pengungsi

Redaksi Lombok Post

Ahyar Tidak Puas dengan Hasil CPNS

Redaksi Lombok Post

PLN Luncurkan Layanan Satu Pintu

Redaksi Lombok Post

Hanya Ngebut di Depan Jokowi, Perbaikan Rumah Korban Gempa Jalan di Tempat

Redaksi Lombok Post

Nuril pun Menangis, Aksi Bela Nuril Terus Mengalir

Redaksi Lombok Post

Ahyar Bakal Evaluasi Muslim

Redaksi LombokPost

UMK Jadi Pertimbangan Kenaikan Upah Honorer

Redaksi LombokPost