Lombok Post
Pendidikan

Guru Kemenag Ingin Keluar dari PGRI

Ketua PGRI NTB H Ali Rahim

MATARAMA�a�� Guru dibawah naungan Kementerian Agama NTB beramai-ramai keluar dari PGRI. Mereka mengklaim organisasi profesi tersebut dianggap kurang bermanfaat.

a�?Ini teman sudah banyak yang tidak mau nyetor lagi iuran PGRI di madrasah,a�? kata salah seorang guru dibawah naungan Kementerian Agama H (inisial), kemarin (3/11).

Ditambahkan, sebagai anggota pernah tahu wajah pengurus PGRI NTB selama ini. Pengurus tidak pernah turun ke madrasah atau membuat kegiatan yang melibatkan guru.

Beberapa guru madrasah lainnya merasa manfaat yang dirasakan.

a�?Sekarang ini sebagian besar guru tidak mau mengeluarkan iuran,a�? ucapnya.

Guru madrah lainnya SH (inisial) meminta PGRI sebagai organisasi guru jangan sampai mengkotakkan guru. Jangan sampai guru dibawah naungan Dikpora saja dilibatkan dalam kegiatan.

a�?Ini yang saya rasakan ,a�? ucapnya.

Sementara itu Ketua PGRI NTB H Ali Rahim mengatakan, guru yang mau keluar dari PGRI harus melihat dulu perjuangan PGRI. Ia mengklaim, tunjangan profesi guru (TPG) tidak lepas dari perjuangan PGRI. Padahal TPG ini dikeluarkan pemerintah.

a�?PGRI yang perjuangkan dana sertifikasi ini,a�? katanya.

Disebutkan, terkait ada permasalahan dibawah, guru harus menyampaikan ke PGRI kecamatan. Jangan sampai mau keluar begitu saja. Harus aktif menyampaikan permasaalahn dihadapi. Bukan hanya itu, Ali mengklaim kenaikan pangkat guru diperjuangkan PGRI.

a�?Ini kami lakukan secara reguler,a�? tutupnya. (jay/r9)

Berita Lainnya

Kasek Harus Memiliki Sertifikat Cakep Nasional

Redaksi LombokPost

500 Mahasiswa UNW Ikuti PERTAMA

Redaksi LombokPost

Jurusan Pertanian SMKN 7 Mataram Kurang Diminati

Redaksi LombokPost

KBM di Kota Mataram Mulai Normal

Redaksi LombokPost

Bantuan Kemendikbud Untuk Guru PNS Rp 1,5 Juta, Honor Rp 2 Juta

Redaksi Lombok Post

Bhayangkari Percantik Taman Baca di Pesisir Pantai

Redaksi LombokPost

Sintya, Siswi MAN 1 Mataram Juara Ajang KSM Bidang Fisika

Redaksi LombokPost

SMAN 10 Mataram Kekurangan Siswa

Redaksi LombokPost

Dua Siswa Lotim Masuk Tim Paskibraka Nasional

Redaksi LombokPost