Lombok Post
Headline Selong

Kejahatan di Lotim Tertinggi di NTB

Kapolres Lotim AKBP Wingky Adithyo kusumo

SELONG – Kemananan di Lombok Timur (Lotim) kini harus menjadi perhatian semua pihak. Kapolres Lotim AKBP Wingky Adithyo mengungkapkan bahwa kasus kejahatan di Lotim tertinggi di antara kabupaten / kota di NTB. Untuk itu, ia menuntut peran serta masyarakat terlibat menjaga keamanan.

a�?Dari data Polda NTB memang Lotim yang terbesar. Karena memang jumlah penduduknya yang paling banyak di NTB ini,a�? kata Wingky kepada Lombok Post kemarin (3/11).

Diungkapkan Wingky, A�A�saat ini anggota Polres Lotim hanya berjumlah sekitar 800-900 personel. Padahal, jumlah penduduk di Lotim mencapai angka 1,2 juta lebih. Dengan estimasi ini berarti setiap anggota kepolisian di Lotim harus menangani seribu lebih warga.

a�?Ya kita harap tahun depan kami mendapat tambahan anggota. Apalagi ada Pilkada di tahun 2018,a�? ungkapnya.

Saat ini kasus kejahatan di Lotim dikatakannya didominasi oleh aksi pencurian dengan kekerasan (Curas) dan pencurian dengan pemberatan (Curat). Namun, ia menegaskan bukan berarti warga Lotim yang menjadi pelaku aksi dari tindak kejahatan tersebut.

a�?Kebanyakan pelaku aksi kejahatan seperti pencurian ini berasal dari Lombok Tengah,a�? ungkap Wingky.

Banyaknya kasus pencurian di Lotim diungkapkan Wingky sama seperti yang pernah dialaminya ketika menjabat kapolres Lombok Barat (Lobar). Dimana, banyak kasus pencurian yang terjadi di Lobar namun pelakunya berasal dari Loteng.

a�?Kami sudah menyiapkan Babhinkamtibmas di setiap desa, tapi saya tetap minta warga juga harus tetap waspada,a�? pintanya.

Terkait kasus pencurian yang Rabu (2/11) lalu di Kantor Dikes, ia mengungkapkan tidak menutup kemungkinan aksi pencurian tersebut memang sudah direncanakan dan terorganisir. a�?Bisa saja pelakunya memang sudah mengawasi sejak korban mengambil uang di bank. Dia mengikuti sampai korbannya lengah baru kemudian beraksi,a�? bebernya.

Untuk itu, ia mengimbau warga yang hendak mengambil uang di bank meminta pendampiangan dari aparat kepolisian. a�?Silakan kalau mau ambil uang di bank minta pengawalan pihak kepolisian. Itu gratis kok tidak bayar,a�? jelasnya.

Semenatara itu, terkait maraknya aksi pencurian, Bupati Lotim Ali BD menjelaskan semua aksi pencurian ini terjadi akibat kelalaian. a�?Ini karena selama ini warga Lotim merasa terlalu aman makanya mereka lalai. Makanya mulai sekarang warga juga harus tetap waspada ya,a�? tandasnya. (ton/r2)

Berita Lainnya

Polres Loteng Siap Bersinergi Dengan Media

Redaksi LombokPost

PDIP Panaskan Mesin Partai

Redaksi LombokPost

Bangun Tidur, Begal Dicokok Polisi

Redaksi LombokPost

Pak Jokowi, Bebaskan Baiq Nuril!

Redaksi Lombok Post

Penangan Pascagempa Lamban

Redaksi LombokPost

SMPN 3 Jonggat Terapkan Pembelajaran Berbasis Siswa

Redaksi LombokPost

Pemkab Loteng Siapkan Nikah Massal Gratis

Redaksi LombokPost

Hati-Hati, Pohon Mulai Bertumbangan!

Redaksi LombokPost

Jaksa Kumpulkan 96 Kades Terpilih

Redaksi LombokPost