Lombok Post
Selong

Pohon Raksasa Warisan Penjajah Belanda

IDOLA BARU: Beberapa pengunjung nampak asik berfoto di dekat Lian, pohon purba yang menjadi salah satu destinasi wisata di Desa Gunung Malang, Lotim.

Pepohonan menjadi salah satu mahluk hidup yang memiliki usia paling lama. Di Lombok Timur, tepatnya di Desa Gunung Malang Kecamatan Pringgabaya, ada pohon tua yang kini menjadi idola.

***

Udara pantai di sekitar kawasan Desa Gunung Malang seharusnya terasa panas. Sayangnya itu tidak terjadi. Malah sebaliknya. Udara yang berhembus di sekitar pesisir Kecamatan Pringgabaya ini terasa teduh. Suasanan ini tak terlepas dari keberadaan barisan pohon tua yang A�menjulang A�ke langit. Warga setempat menyebutnya pohon lian.

a�?Dinamai pohon Lian karena yang dulu menanam pohon ini bernama Lian. Dia adalah orang Belanda. Bibitnya pun konon dibawa dari Belanda,a�? tutur Suhardi, salah seorang penjaga pohon Lian ini.

Sebenarnya, keberadaan pohon ini sudah ada sejak lama. Namun, beberapa tahun terakhir, kehadiran pohon ini viral di media sosial. Sehingga menjadi daya tarik bagi wisatawan. Hampir setiap hari lokasi pohon Lian ini ramai dikunjungi.

a�?Hari Minggu paling ramai orang datang. Kadang ada yang dari luar negeri,a�? cetus Suhardi.

Mereka yang datang kebanyakan untuk berfoto di bawah pohon rindang ini. Entah itu sekadar foto biasa hingga menjadikannya tempat foto pre wedding. Tapi ada juga sejumlah orang dari luar negeri diceritakan Suhardi pernah datang melakukan penelitian terkait keberadaan pohon ini.

a�?Ada orang Belanda yang dulu pernah datang kemari. Dari hasil penelitian yang dia lakukan, katanya sih pohon ini berusia 350 tahun. Pohon ini juga tidak bisa dicangkok,a�? bebernya.

Merasa tidak percaya dengan penelitian tersebut, Suhardi bersama sejumlah warga pernah beberapa kali mencoba mencangkok Lian. Dengan harapan, pohon ini bisa dikembangbiakkan dan ditanam lebih banyak lagi. Sayang, seperti apa yang sudah dikatakan para peneliti Belanda, usahanya tersebut sia-sia. a�?Lian memang tak bisa dicangkok,a�? jelas Zul, salah seorang warga setempat.

Sesuai namanya, jika diibaratkan sebagai seorang perempuan, Lian adalah putri yang begitu cantik. Batangnya menjulang tingi ke langit dengan ketinggian sekitar 30 meter. Daunnya lebat menaungi dan menghasilkan oksigen.

Bagian akar menjadi idola para wisatawan untuk berfoto. Maklum, akar pohon cukup besar dengan lekukan-lekukan menyerupai bilik-bilik tak beraturan. a�?Pernah lihat teman foto di sini. Makanya saya juga datang karena penasaran ingin melihat langsung pohonnya kayak gimana.A� Tumben lihat pohon sebesar ini,a�? ujar Rina, salah seorang pengunjung yang berasal dari Desa Toya, Aikmel. (Hamdani Watoni/Selong/r2)

Berita Lainnya

Kematian Bayi Lotim Menurun

Redaksi LombokPost

PDIP Panaskan Mesin Partai

Redaksi LombokPost

Memahami Potensi Pemuda

Redaksi LombokPost

IGI Pertanyakan Kebijakan Sukiman

Redaksi LombokPost

26 Oven Untuk Petani Tembakau Lotim

Redaksi LombokPost

Pembangunan Rumah Korban Gempa Lamban

Redaksi LombokPost

4564 Honorer Lotim Akan Dievaluasi

Redaksi LombokPost

Akhirnya Darmaga Labuhan Haji Dikeruk Juga!

Redaksi LombokPost

Ditilang, Siswa Madrasah Nangis Minta Pulang

Redaksi LombokPost