Lombok Post
Kriminal

HMI Demo Ahok di Mapolda NTB

AKSI DAMAI: Puluhan mahasiswa HMI Mataram berkumpul di depan Mapolda NTB, beberapa waktu lalu. Mereka menuntut polisi menyelesaikan kasus dugaan penistaan agama yang dituduhkan kepada Gubernur DKI Jakarta non aktif Basuki Tjahaja Purnama alias Ahok.

MATARAMA�– Aksi demomonstrasi kasus dugaan penistaan agama tidak saja terjadi di Jakarta. Kemarin (4/11), usai salat Jumat kelompok mahasiswa dari Himpunan Mahasiswa Islam (HMI) Cabang Mataram melakukan aksi serupa di depan mapolda NTB.

Puluhan mahasiswa dari Himpunan Mahasiswa Islam (HMI) ini membawa tuntutan, agar polisi menyelesaikan kasus dugaan penistaan agama dari Basuki Tjahaja Purnama atau Ahok. Aksi damai yang mendapat pengawalan ketat kepolisian berakhir sekitar pukul 15.45 Wita.

Direktur Direktorat Sabhara Polda NTB Kombes Pol H Harries Budiharjo mengatakan, polisi tidak pernah melarang kegiatanpenyampaian aspirasi masyarakat melalui aksi unjuk rasa. Namun, diharapkan selama aksi berlangsung bisa tertib dan tidak mengganggu kepentingan umum.

Melihat aksi dari mahasiswa HMI, Harries menilai tidak ada yang perlu dikhawatirkan. Aksi berjalan dengan lancar dan aman. a�?Seperti kita lihat, tidak ada persoalan, semua aman,a�? kata Harries usai aksi damai HMI, di Polda NTB, kemarin.

Mengenai desakan mahasiswa yang meminta Kapolda NTB Brigjen Pol Umar Septono untuk menindaklanjuti tuntutan mereka ke Mabes Polri, Harries memastikan akan memenuhinya.

a�?Apa yang disampaikan massa aksi, pastinya akan diteruskan Kapolda NTB, langsung kepada Kapolri,a�? kata dia berjanji.

Aksi demo yang berjalan dengan damai, diapresiasi Harries. Dia juga berharap masyarakat tidak mudah terprovokasi isu yang tidak benar. Terutama isu-isu yang beredar di media sosial terutama menyangkut dugaan penistaan agama yang dituduhkan kepada Ahok.

Lebih lanjut, kata dia, masyarakat harus bijak menanggapi setiap isu yang berpotensi mengganggu ketertiban dan keamanan. a�? Mengenai kasus Ahok, kami harap masyarakat memberikan kepercayaan penuh kepada penyidik, hingga kasus ini diselesaikan,a�? tandasnya.(dit/r2)

Berita Lainnya

Kadis Hingga Kades Terjerat Tipilu

Redaksi LombokPost

Curi Motor Guru “Bonus” Sebutir Peluru

Redaksi LombokPost

Dae Ade Tandatangan Kontrak, Dae Ferra Urus Proyek

Redaksi LombokPost

Jelang Ramadan, Polisi Persempit “Permainan” Tengkulak

Redaksi LombokPost

Saksi Akui Laporan Proyek Fiktif

Redaksi LombokPost

Status Siaga Satu Dicabut

Redaksi LombokPost

Prabowo-Sandi Menang di Lapas Mataram

Redaksi Lombok Post

Tunggu Hasil Hitung KPU

Redaksi Lombok Post

Pulau Surga, Pulau Narkoba, Cengkraman Narkoba di Tiga Gili

Redaksi LombokPost