Lombok Post
Headline PELESIR

Sport Tourism Gili Keren Abis!

COLOR RUN

MATARAMA�– Banyak cara bisa dilakukan untuk menikmati alam Lombok. Tidak hanya sekedar jalan-jalan, tapi juga bisa sambil berolahraga, baik dengan cara bersepeda atau berlari. Tren wisata sport ini semakin diminati banyak wisatawan. Seperti di Gili Trawangan yang dikenal sebagai sport tourisem.

a�?Jadi bisa menjadi tempat untuk wisata olahraga,a�? kata Gubernur NTB TGB HM Zainul Majadi usai mengikuti 10K Gili Coast Color Run, di Gili Trawangan Sabtu (5/11).

Gili Coast Color Run 10K menjadi salah satu agenda dalam Pesona Gili Indah yang pertama kali diadakan tahun ini. Para peserta berlari keliling Pulau Trawangan . Mereka starat dan finish di Sunset Poin Gili Trawangan. Di beberapa titik peserta disembur dengan tempung warna warni untuk menambah kemeriahan Color Run. Puncaknya, puluhan peserta berpesta, mereka saling lempar dengan tepung warna warni.

Menurut Gubernur, khusus di gili, pengembangan wisata sport sekaligus menjadi ajakan bagi semua penduduk maupun pengunjung gili agar menjaga pola hidup yang sehat di gili. Hal-hal yang bisa merusak seperti narkoba dan minuman keras bisa dihindari. a�?Kita juga ingin pola hidup di gili ini lebih sportif dan sehat,a�? ujar orang nomor satu di NTB ini.

Berlari keliling gili menurutnya cukup melelahkan dan menguji kesabaran. Terutama saat menanjak dan menuruni bukit yang menjadi salah satu rute yang harus dilalui.

Sementara itu, Kepala Dinas Kebudayaan dan Pariwisata (Disbudpar) NTB H Lalu Mohammad Faozal menjelaskan, Festival Pesona Gili Indah merupakanA� yang pertama kali digelar tahun 2016 ini. Sebelum-sebelumnya pernah diselenggarakan acara serupa dengan nama gili begawe yang dikelola Pemda Kabupaten Lombok Utara, tanpa dukungan Pemprov NTB. Tapi untuk tahun ini, Festival Pesona Gili Indah didukung juga oleh Pemprov NTB.

Ada tiga kegiatan yang disuport pemprov yakni penguatan branding festival, dan akan dimasukkan menjadi kalender tahunan pariwisata NTB. Juga dikuatkan dari sisi atraksi acara dan manajemen event. Rangkaian kegiatan dimulai dengan menggelar atraksi budaya di Gili Meno. Lokasi pembukaan sengaja dilakukan di Gili Meno, sebab dari tiga gili yang ada Gili Meno pergerakkannya paling rendah. Padahal Meno merupakan gili yang unik dengan danau dan budayanya. a�?Ke depan kita akan kembangkan Gili Meno,a�? ujarnya.

Salah satu tradisi budaya yang ada di Gili Meno adalah tradisi membuat garam di danau. Aktivitas budaya ini menurutnya sangat unik dan bisa diangkat untuk menarik wisatawan. Setelah itu, juga diadakan kegiatan sepeda santai di Gili Air. Kemudian dialanjutkan dengan 10K Gili Coast Color Run di Gili Trawangan, yakni berlari sambil menikmati alam gili.

a�?Kita ingin pesona gili indah ini menjadi brandingnya Lombok Utara,a�? katanya.

Pemprov NTB menginginkan masing-masing kabupaten/kota di NTB memiliki branding festival yang diadakan setiap tahun. Seperti Kota Mataram dengan Festival Mentaram, Lombok Barat dengan Festival Senggigi, Dompu dengan Festival Tambora, Bima dengan Festival Lawata, Lombok Tengah dengan Festival Bau Nyale, Sumbawa dengan Festival Moyo dan sebagainya.

Pada event ini, para peserta juga disuguhkan aneka atraksi budaya. Antara lain gendang beleq dan juga atraksi para pepadu peresean. Lena Marcia, turis dari Inggris sangat terkesan dengan even tersebut. Dia senang alang kepalang. a�?This event Very Amazing (acara ini sangat luar biasa),a�? kagum Lena.

Liburannya menjadi lebih lengkap dengan adanya event tersebut. Karena, event ini membuatnya berdecak kagum. a�?My holiday is perfect here (Liburanku semakin sempurna di sini),a�? tambahnya.

A�Akan datang lagi? Lena memastikannya.

Terpisah, Ketua KONI NTB Andy Hadianto mengatakan, event seperti ini sejalan dengan misi KONI untuk menjalankan sport tourisem. a�?Olahraga seperti ini yang harus kita kembangkan agar bisa memberikan pendapatan kepada pemerintah daerah,a�? jelasnya.

Ke depan, KONI akan melihat peluang untuk mengadakan event seperti ini. Jika memang beberapa stakeholder mendukung, kita akan menggalakkan sport tourisem. (ili/arl/r8)

Berita Lainnya

Kartu Nikah Sebatas Wacana

Redaksi LombokPost

Dewan Pertanyakan Penyedia Panel RISHA

Redaksi LombokPost

Sepakat, UMK Mataram Rp 2.013.000

Redaksi LombokPost

Pemkab Loteng Bangun Pendeteksi Tsunami

Redaksi LombokPost

Korban Gempa Tagih Janji Jokowi

Redaksi LombokPost

Bantuan Air Bersih Dihentikan

Redaksi LombokPost

Pembangunan Rumah Korban Gempa Lamban

Redaksi LombokPost

Pilkades Serentak Harus Dievaluasi

Redaksi LombokPost

4564 Honorer Lotim Akan Dievaluasi

Redaksi LombokPost