Lombok Post
Politika

Mau Maju, Ini Pesan Pengamat untuk Sunarpi

pengamat politik Ahyar Fadli

MATARAM – Kandidat bakal calon gubernur yang akan bertarung di Pilgub 2018 tidak hanya dari politisi. Salah satu kandidat yang digadang bakal maju adalah Rektor Universitas Mataram (Unram) Prof Ir H Sunarpi.

Menanggapi hal ini, pengamat politik Ahyar Fadli mengatakan, mencuatnya kabar Sunarpi maju menjadi bakal calon gubernur tidak masalah. Bahkan dipersilakan selama memiliki kesiapan modal sosial, finansial, popularitas, psikopolitik, dan program kerja.

a�?Kalau sidah siap semua hal tersebut, silakan saja,a�? katanya, Jumat (4/11) lalu.

Dikatakan, setiap warga negara memiliki hak politik untuk memilih dan dipilih. Tidak hanya akademisi, tetapi pengusaha, seniman, budayawan, agamawan, hingga tukang ojek berhak maju menjadi calon gubernur dan wakil gubernur.

Kata dia, ini menunjukan, tingkat melek politik masyarakat ternyata semakin bagus. Terbukti kuantitas bakal calon gubernur semakin meningkat baik bakal calon dari laki-laki dan perempuan.

a�?Semua memiliki kans untuk menang,a�? ujarnya.

Dalam konteks pilkada NTB, lanjutnya, modal sosial dan finansial berada diurutan teratas bila dibandingkan modal lainnya. Siapa pun yang akan maju berkontestasi pada Pilgub mendatang harus memiliki modal tersebut secara sempurna. Namun paling menentukan adalah suratan takdir bakal calon tersebut.

Jika benar maju, maka Sunarpi harus meninggalkan jabatannya. Sehingga Ahyar mengatakan, hal ini perlu dipertimbangkan kembali. “Beliau (Sunarpi) harus mempertimbangkan secara matang karena dunia politik sangat berbeda,” pesannya.

Sebagai contoh, perlu melihat kembali pengalaman akademisi Unram pada Pilgub sebelumnya. Dari data yang ada, ternyata para akademisi Unram tidak semua satu kata untuk mendukung koleganya dipilih sebagai gubernur/wakil gubernur.

Dengan demikian, bila Sunarpi serius maju di Pilgub maka modal sosial awal harus didukung penuh oleh koleganya. Baik dosen, mahasiswa, maupun alumni Unram. Jika modal awal ini sudah dipenuhi maka Sunarpi tinggal mencari tambahan suara dari luar.

Diakui, perguruan tinggi menjadi modal sosial yang tidak bisa diabaikan. Jika modal ini bisa dimanfaatkan maksimal, maka ada kemungkinan Sunarpi memenangkan kontestasi Pilgub NTB 2018. a�?Tinggal menentukan siapa pendampingnya dan program kerja untuk kesejahteraan masyarakat,a�? papar Ahyar.

Ahyar memperkirakan jika benar maju, maka Rektor Unram kemungkinan melalui independen. Dengan pertimbangan melihat modal sosial di perguruan tinggi.
Namun kalau pun ada keinginan maju menggunakan jalur partai politik (parpol), maka sedini mungkin melakukan komunikasi. Ini pun akan dirasa cukup berat dilakukan jika melihat situasi parpol yang lebih pragmatis. (ewi/r7)

 

Berita Lainnya

Pendaftaran Calon Angota KPU Diperpanjang

Redaksi LombokPost

Sembilan Sekolah Lolos Babak Penyisihan Lomba Cerdas Cermat

Redaksi LombokPost

Partisipasi Pemilih Nasional Ditarget 77,5 Persen

Redaksi Lombok Post

Pemilu Serentak 2019 Ribet

Redaksi LombokPost

Ma’ruf Amin Kampanye di Pondok?

Redaksi Lombok Post

Tiga Caleg DPRD NTB Dinyatakan TMS

Redaksi LombokPost

Bawaslu Bersiap Pelototi Kiai Ma’ruf, Ingatkan Tidak Kampanye di Ponpes

Redaksi LombokPost

Bung Nuri: Mari Berpolitik Santun

Redaksi LombokPost

DPT HP Akan Dicermati Dua Bulan

Redaksi LombokPost