Lombok Post
Sumbawa

Supri Haryanto Dibunuh dan Dibakar

SETELAH SETAHUN DIKUBUR : Suasana otopsi terhadap jenazah korban Supri Haryanto di TPU Kelurahan Brang Biji beberapa waktu lalu.

SUMBAWA – Masih ingat penemuan mayat di jalan lintas Lunyuk-Lenangguar Oktober 2015, setahun silam? Dia adalah Supri Haryanto, 51 tahun, pegawai Kementerian PU yang ditemukan tewas. Saat ditemukan tubuhnya seperti terbakar.

Setahun setelah kematiannya polisi menemukan fakta baru. Supri ternyata dibunuh dengan sadis. Hal ini terungkap dari hasil otopsi terhadap jenazah korban belum lama ini.

Kasat Reskrim Polres Sumbawa AKP Yusuf Tauziri mengatakan, pihaknya telah menerima surat hasil otopsi dari dokter forensik. Adapun hasil otopsi menyebutkan, bahwa korban menderita luka bacokan di bagian bokong. Selain itu, korban juga menderita luka tusuk pada dada di sebelah kiri, tepatnya pada tulang rusuk bagian ke lima. Menurut dokter, tusukan itu tembus ke jantung korban.

”Korban juga menderita retak seperti bekas pukulan benda tumpul di tempurung kepala bagian belakang,” ujarnya kepada wartawan, Sabtu (5/11).

Yusta, panggilan akrab perwira ini, mengungkapkan pada tubuh korban juga terdapat gumpalan darah pada bagian tengkorak dalam. Hal ini mengindikasikan bahwa luka tersebut ada hubungannya dengan retak pada tempurung belakang korban. Bahkan saat diotopsi, gumpalan darah tersebut masih ada. Dengan adanya luka-luka tersebut, kuat dugaan bahwa korban sebelumnya dianiaya.

Dengan hasil otopsi ini, diduga kuat korban dibunuh. Dipaparkan, dari hasil otopsi juga diketahui bahwa korban dibakar setelah meninggal dunia. Hal ini ditunjukkan dengan adanya gumpalan darah di tengkorak bagian dalam korban. Diduga kuat korban dibakar untuk menghilangkan jejak pelaku.

Selain itu, berdasarkan hasil turun lapangan pihaknya juga menemukan adanya tempat kejadian perkara (TKP) kedua dalam kasus ini. Yakni sekitar 300 meter dari lokasi penemuan jenazah korban, dari arah Lunyuk menuju Sumbawa. Pihaknya juga masih mengidentifikasi dimana lokasi korban dieksekusi.

Rencananya, lanjut Yusta, pihaknya akan kembali memanggil istri korban. Istri korban akan dimintai keterangan kembali hari ini. Apabila kembali ditemukan informasi baru, maka akan dimasukkan ke dalam berita acara pemeriksaan. (run)

Berita Lainnya

Dana Bantuan Korban Gempa Cair Pekan Ini

Redaksi LombokPost

Perpustakaan Cempi Jaya Banggakan Dompu

Redaksi LombokPost

Minyak Sumbawa Sangat Layak Menasional

Redaksi LombokPost

Puluhan Lampu Terpasang, Kota Bima Semakin Terang

Redaksi LombokPost

KPU Dompu Publikasikan Daftar Caleg Sementara

Redaksi LombokPost

Pelayanan RSUD Sumbawa Mulai Dibenahi

Jalan Teladan-Kelawis dan Batu Rotok Tuntas

Berkas SMKN Lunyuk Dikirim ke Kejaksaan

Istri Jadi TKW, GT Hamili Anak Kandungnya