Lombok Post
Tanjung

Wisatawan Antusias, Ikut Bersih Pantai dan Tanam Pohon

JANGAN MAU KALAH: Sepasang wisatawan mancanegara tampak antusias mengikuti bersih pantai yang merupakan rangkaian kegiatan Festival Pesona Gili Indah di Gili Meno, Sabtu (5/11) lalu.

Festival Pesona Gili Indah memang baru pertama kali digelar di Lombok Utara. Namun acara sebelumnya bernama Gili Menggawe ini kini dijadikan event tahunan oleh Pemprov NTB.

***

Aktivitas di Gili Meno, Sabtu (5/11) lalu tampak berbeda. Seperti diketahui Gili Meno merupakan salah satu gili yang masih sepi. Berkat pembukaan Festival Pesona Gili Indah yang dilaksanakan di kawasan danau yang berada di tengah pulau, Gili Meno kian ramai dengan aneka kegiatan. Seperti atraksi kesenian dan budaya, peduli lingkungan, serta olahraga.

Pembukaan kegiatan Festival Pesona Gili Indah tampak dihadiri sejumlah pejabat seperti Bupati Lombok Utara Najmul Akhyar, Sekda Lombok Utara H. Suardi, Kepala Disbudpar NTB Lalu Moh. Faozal, Kadis Pariwisata Lombok Utara Muhadi, dan sejumlah kepada SKPD lainnya.

Tamu dan wisatawan baik asing maupun lokal yang hadir disuguhkan pertunjukan kesenian gendang beleq sebagai pembuka acara. Penampilan gendang beleq ini sukses menarik perhatian wisatawan mancanegara yang sedang berlibur di Gili Meno. Beberapa wisman tampak asyik mengabadikan penampilan grup kesenian tersebut melalui kamera maupun ponsel pintarnya.

a�?Kegiatan sudah kita mulai dengan beberapa perlombaan olahraga. Selanjutnya juga akan digelar beberapa kegiatan budaya dan pelestarian lingkungan,a�? ujar Kepala Dispar Lombok Utara Muhadi.

Ada satu yang cukup menarik perhatian, yakni kegiatan adat Menyia yang dilakukan langsung bupati Lombok Utara bersama tokoh masyarakat Gili Meno. Kegiatan ini bertujuan meminta restu agar hasil petani garam yang ada di sekitar danau melimpah. Tampak beberapa persembahan diberikan seperti ayam, telur, beras merah, dan lainnya.

Setelah meletakkan aneka persembahan di lokasi yang ditentukan, bupati dan sekda diberi kesempatan memindahkan air danau ke bak penampungan sebagai salah satu prosesinya.

Usai prosesi adat Menyia, kegiatan dilanjutkan dengan melepaskan tukik sebagai bentuk pelestarian lingkungan.

Kemarin (6/11), Festival Pesona Gili Indah pun dilanjutkan bersih pantai dan penanaman bibit pohon flamboyan. Untuk di Gili Meno ada 400 bibit pohon yang ditanam. Gili Trawangan dan Gili Air masing-masing akan ditanami 300 bibit pohon flamboyan

Kegiatan ini mendapat sambutan baik dari masyarakat maupun wisatawan yang sedang berlibur. Buktinya ratusan masyarakat dan wisatawan ikut serta dalam kegiatan ini.

Selain masyarakat lokal dan wisatawan, kegiatan ini juga diikuti pegawai dari SKPD Lombok Utara. Bahkan untuk menarik animo peserta, pemerintah desa Gili Indah pun menyiapkan hadiah puluhan juta bagi peserta bersih pantai ini.

a�?Total hadiah Rp 30 juta lebih, ini dana yang kita kumpulkan dan peserta bule pun juga ada jumlahnya mencapai 100 orang,a�? ujar Kepala Desa Gili Indah H. M Taufik. (Pujo Nugroho/Tanjung/r7)

Berita Lainnya

50 Orang Dilatih Jadi Aplikator Risha

Redaksi LombokPost

Rekruitmen P3K Diharapkan Bisa Mulai Tahun Depan

Redaksi LombokPost

Kantor Sementara DPRD Mulai Dibangun

Redaksi LombokPost

Warga Dusun Boyotan Terancam Tak Dapat Rp 50 Juta

Redaksi LombokPost

Baru 40 Sekolah Rusak Berat Dirobohkan

Redaksi LombokPost

Sekda Izinkan Huntara BUMN yang Tak Ditempati Dibongkar, Asal…

Redaksi LombokPost

Empat Puskesmas Darurat Mulai Beroperasi

Redaksi LombokPost

7.000 Petisi Penolakan Juknis Bantuan Gempa

Redaksi LombokPost

Pelebaran Jalan Ganggu Distribusi Air

Redaksi LombokPost