Lombok Post
Headline Praya

Disnakertrans Kerjanya Apa?

PETI JENAZAH: Inilah peti jenazah Zaenap warga Tanak Embang Daye Desa Selebung, Batukliang Lombok Tengah, kemarin (7/11).

PRAYA – Sejumlah pihak di Lombok Tengah (Loteng), angkat bicara menyangkut persoalan Tenaga Kerja Indonesia (TKI). Mereka menilai, Dinas Sosial, Tenaga Kerja dan Transmigrasi (Disnakertrans) setempat, tidak becus memutuskan mata rantai kasus pemberangkatan TKI secaraA� illegal.a�?Terbukti setiap tahun, kasus demi kasus terjadi. Ini yang baru kelihatan, bagaimana yang tidak kita ketahui,a�? kata Ketua GP Ansor NTB Zamroni Aziz pada Lombok Post, kemarin (7/11).

Loteng, kata pria asal Desa Bonder Praya Barat itu, menjadi salah satu kabupaten di NTB, yang selalu disorot negatif karena banyaknya TKI illegal. Namun, persoalan itu tidak bisa serta merta dibebankan kepada para TKI. Melainkan, pemerintah yang tidak memberikan jalan keluar terbaik.

a�?Pertanyaannya sekarang, mengapa TKI kita menempuh jalur illegal. Tentu ada, sebab dan akibat,a�? ujar Zamroni.

A�Senada dikatakan Ketua DPRD Loteng H Puaddi FT. Dikatakannya, pemerintah harus mencari tahu, siapa tekong (calo) dan PJTKI yang memberangkatkan para TKI secara illegal. Tidak ada kata maaf bagi mereka, apalagi sampai menimbulkan korban jiwa, seperti yang menimpa TKI asal Desa Batujai dan Desa Selebung.

Kasus semacam itu, kata Puaddi harus menjadi bahan evaluasi dan pembelajaran bagi dinas dan instansi terkait, agar meningkatkan pengawasannya. Terlebih, upaya memutuskan mata rantai, agar mereka tidak lagi berangkat ke luar negeri secara illegal.a�?Insya Allah, di tahun 2017 mendatang, kami akan menggodok Raperda tentang, perlindungan tenaga kerja,a�? kata adik dari Bupati HM Suhaili FT tersebut.

Payung hukum itu, tambah Puaddi diharapkan mampu meminimalisir kasus TKI illegal. Yang tidak kalah pentingnya, bagaimana menangani tekong dan PJTKI tersebut. a�?Terkadang, PJTKI itu tidak berkantor di daerah kita. Mereka entah dimana,a�? ujarnya. a�?A�A�A�A�A�A�A� Sementara itu, Kepala Dinas Tenaga Kerja dan Transmigrasi NTB H Wildan A�meminta agar, Disnakertrans di Loteng, Lombok Timur (Lotim) dan Sumbawa lebih jeli lagi, mendata pemberangkatan ketenagakerjaan ke luar negeri.

a�?Kita bermalam di rumah orang saja, harus lapor ke RT. Masak hal terkecil seperti itu, tidak bisa diselesaikan,a�? ujar Wildan, usai menjembut jenazah TKI di bandara.

Ia menekankan, mulai saat ini, hingga seterusnya stop pemberangkatan TKI secara illegal, bagaimana pun caranya Disnakertrans di tingkat kabupaten/kota harus memikirkan dan mengimplementasikannya. a�?Gencarkan sosialisasi dan permudah birokrasi. Segera bentuk layanan terpadu satu pintu,a�? serunya.(dss/r2)

Berita Lainnya

Pak Jokowi, Bebaskan Baiq Nuril!

Redaksi Lombok Post

Penangan Pascagempa Lamban

Redaksi LombokPost

SMPN 3 Jonggat Terapkan Pembelajaran Berbasis Siswa

Redaksi LombokPost

Pemkab Loteng Siapkan Nikah Massal Gratis

Redaksi LombokPost

Hati-Hati, Pohon Mulai Bertumbangan!

Redaksi LombokPost

Jaksa Kumpulkan 96 Kades Terpilih

Redaksi LombokPost

Memahami Potensi Pemuda

Redaksi LombokPost

IGI Pertanyakan Kebijakan Sukiman

Redaksi LombokPost

26 Oven Untuk Petani Tembakau Lotim

Redaksi LombokPost