Lombok Post
Giri Menang

Pol PP Lebih Fokus Pada Pilkades

KELUYURAN
LUAR JAM KERJA: Dua orang PNS di Pemkab Lobar terlihat menggunakan sepeda motor melintas di Taman Kota Giri Menang, kemarin (7/11). Mereka keluar di luar jam kerja.

GIRI MENANGA�– Akhir-akhir ini, pelajar di Lombok Barat (Lobar) terlihat banyak “bergentayangan” di luar sekolah. Padahal kegiatan belajar mengajar masih berlangsung. Mereka tanpa malu keluyuran mengenakan seragam sekolah.

Sejumlah kalangan menyayangkan tidak ada tindakan tegas dari pihak terkait. Ini menandakan, pengawasan perlu ditingkatkan.

Seperti yang sering terlihat di Taman Kota Giri Menang. Hampir setiap hari oknum pelajar berseragam nongkrong menggunakan sepeda motor. Aktivitas mereka tidak banyak. Hanya sekadar duduk di atas motor dan ngobrol bersama teman.

Diduga, oknum pelajar tersebut membolos. Karena waktu itu tidak ada ujian semester ataupun ulangan lainnya di sekolah. Tidak hanya nongkrong, mereka juga kerap kali keluyuran di jalan raya.

Bergeser lagi ke jalan Dasan Geres menuju Bundaran Giri Menang Square (GMS). Saat jam pelajaran berlangsung, sekitar pukul 09.00 Wita, banyak pelajar yang berlalu lalang menggunakan sepeda motor.

Pelajar keluyuran ini didominasi pelajar SMA. Sering membahayakan pengguna jalan lainnya.

Kesannya, razia dan patroli yang setiap hari dilakukan Satuan Polisi Pamong Praja (Satpol PP) Lobar hanya ‘gertak sambal’. Buktinya masih banyak siswa yang keluyuran dan nongkrong di jam-jam belajar.

Parahnya lagi, tidak hanya pelajar tapi juga kalangan aparatur sipil negara (ASN) Pemkab Lobar. Entah karena urusan kantor atau urusan lain. Para PNS ini sering terlihat “gentayangan” saat jam kerja. Tidak sedikit yang nongkrong di warung-warung.

Salah seorang pedagang di Taman Kota Giri Menang mengaku seringkali menyaksikan sejumlah pelajar berkeliaran di luar sekolah menggunakan seragam masing-masing. “Iya kadang suka liat anak yang nongkrong (Taman Kota Giri Menang), kalau ngelihat suka resah tapi mau negur juga tidak berani,a�? katanya.

Kendati tindakan tegas sering diterima, nampaknya belum membuat pelajar jera.A� Pengawasan perlu ditingkatkan lagi oleh Dikbud dan sekolah.

Sementara itu, Kasat Pol PP Lobar Hj Bq Yeni S Ekawati yang dikonfirmasi terkait hal ini membenarkan. Dikatakan, kendati terus dilakukan razia dan patroli bersama setiap hari, pelajar masih tetap keluyuran pada jam pelajaran.

a�?Pelajar keluyuran ini sudah seperti penyakit menular. Tidak ada habisnya,a�? sesal Yeni.

Yeni menyatakan, pihaknya sudah berkali-kali menegur pihak sekolah. Dan melakukan pembinaan kepada pelajar yang tertangkap serta diminta membuat surat pernyataan agar tidak mengulangi perbuatannya. A�Namun, upaya teguran dan pembinaan yang dilakukan tidak membuat jera para pelajar.

a�?Saya janji, besok (hari ini, Red) akan turun langsung. Kita lakukan patroli dan memberikan sanksi tegas,a�? katanya.

Setiap kali mendapat undangan menjadi pembina apel hari Senin di sekolah, kata Yeni melihat tidak semua pelajar mengikuti apel. a�?Saya setiap hari senin menjadi pembina apel,” ungkapnya.

Lalu bagaiman dengan ASN? Yeni mengaku pihaknya tidak bisa mengambil sikap tegas. Sebab ia harus berkoordinasi dulu dengan Badan Kepegawaian Daerah (BKD). a�?Kalau yang ASN cukup sulit, karena kami juga menganggap kami sendiri belum disiplin,a�? akunya.

Apalagi, lanjutnya kini lebih berkonsentrasi pada pengamanan Pilkades serentak tanggal 7 Desember mendatang. Beberapa bulan terakhir, tidak pernah turun melakukan razia. a�?Tapi besok petugas kami akan turun (patroli),a�? janjinya. (zen/r5)

Berita Lainnya

PJU di PLTU Jeranjang Segera Dibangun

Redaksi LombokPost

Pemancing Diduga Hanyut di Perairan Labuan Poh

Redaksi LombokPost

Sinyal Mutasi Makin Menguat

Redaksi LombokPost

Sekolah Terdampak Gempa Belum Diperhatikan

Redaksi LombokPost

Korban Gempa Butuh Lebih Banyak Huntara

Redaksi LombokPost

HUT SMAN 1 Gerung Meriah

Redaksi LombokPost

Pariwisata Senggigi Diyakini Pulih Lebih Cepat

Redaksi LombokPost

9.345 Orang Tertahan di Pengungsian

Redaksi LombokPost

Bupati Bela PT Tripat

Redaksi LombokPost