Lombok Post
Tanjung

Kinerja Buruk, Kontrak Tak Diperpanjang

tenaga kontrak
PROTES: Salah seorang tenaga kontrak dengan seragam PNS yang ditulis ungkapan kekecewaan berdiri di depan lobi Kantor Bupati Lombok Utara, beberapa waktu lalu.

TANJUNG – Pemkab Lombok Utara saat ini tengah melakukan evaluasi tenaga kontrak yang tersebar di seluruh SKPD. Kali ini evaluasi dilakukan untuk penataan dan pemetaan kebutuhan SKPD. Ini digunakan untuk mengisi organisasi perangkat daerah (OPD) baru.

Dalam evaluasi ini jika memang ditemukan ada tenaga kontrak yang kinerjanya tidak bagus, maka pemkab tidak akan memperpanjang kontrak yang bersangkutan tahun depan. Asisten III Setda Lombok Utara Zulfadli menjelaskan, saat ini ada 1.456 orang tenaga kontrak yang sedang dievaluasi. Tenaga kontrak ini ada di setiap SKPD dan kecamatan. a�?Kalau tenaga kontrak di satu SKPD lebih, maka akan digeser ke SKPD lainnya. Kalaupun tidak bisa digeser ke lain, maka akan diputus kontrak daerahnya,a�? ujarnya.

Dalam evaluasi ini katanya, pihaknya belum menetapkan secara final terhadap penempatan masing-masing tenaga kontrak. Pihaknya saat ini masih akan melakukan pembahasan dan pengkajian kembali. Selain itu, A�mekanisme pengisiannya masih dipertimbangkan. A�a�?Tahun ini tidak merekrut tenaga kontrak lagi, dengan jumlah yang ada sudah mencukupi untuk mengisi OPD,a�? katanya.

Terkait pemetaan tenaga kontrak akan diserahkan ke masing-masing SKPD sesuai kewenangannya. Karena yang lebih mengetahui kondisi di internal masing-masing adalah SKPD itu sendiri.

Sementara itu, menyoal kebutuhan pejabat, menurutnya bukan kekurangan, namun hanya terbatas. Sehingga kemungkinan bisa diambil di internal pemerintah daerah sendiri.

Menurutnya, jika ada pejabat kota/kabupaten lainnya yang ingin mengikuti pansel itu sah-sah saja. Namun kemungkinan besar mereka akan banyak pertimbangan untuk berkarir di Lombok Utara.

a�?Kekurangan ini kemungkinan masih bisa dipenuhi. Kami akan tetap melakukan secara terbuka dan transparan,a�? katanya.

Jumlah pegawai di Lombok Utara sebanyak 4.385 orang. Terdiri dari PNS 2.929 orang dan tenaga kontrak 1.456 orang. Adapun tenaga kontrak yang paling banyak ada di Satpol PP, Dinas Kesehatan, RSUD Tanjung, Sekretariat Daerah, Dinas Pekerjaan Umum dan Penataan Ruang, Dinas Perumahan, Kawasan Permukiman dan Lingkungan Hidup.

Selain itu, pihaknya juga beberapa waktu telah melaksanakan uji kompetensi terhadap pejabat eselon III dan IV sebanyak 104 orang. Ini dilakukan untuk pengisian OPD baru tersebut. Terkait hasil uji kompetensi pihaknya telah menyerahkan ke bupati. a�?Hasilnya yang tahu adalah pak bupati,a�? pungkasnya. (puj/r7)

Berita Lainnya

Sekda Izinkan Huntara BUMN yang Tak Ditempati Dibongkar, Asal…

Redaksi LombokPost

Empat Puskesmas Darurat Mulai Beroperasi

Redaksi LombokPost

7.000 Petisi Penolakan Juknis Bantuan Gempa

Redaksi LombokPost

Pelebaran Jalan Ganggu Distribusi Air

Redaksi LombokPost

Sekjen FPM dan BSMI Kunjungi Korban Gempa Lombok

Redaksi LombokPost

PAD Diperkirakan Sudah Tembus Rp 3 Miliar

Redaksi LombokPost

Dikpora Pertanyakan Juklak dan Juknis

Redaksi LombokPost

Warga Sekitar Tambang Khawatirkan Longsor

Redaksi LombokPost

Disbudpar dan Warga Gili Meno Gelar Mandi Safar

Redaksi LombokPost