Lombok Post
Sportivo

Perbaikan Sarana Olahraga Mendesak

SEGERA DIPERBAIKI: Kepala Balai Pengelola BPPSPO NTB L Fatanah (kanan) didampingi atlet PPLP Akrin (kiri) memantau lintasan lari yang rusak di Lapangan Atletik Lawata, Kota Mataram, Selasa (1/11).

MATARAMA�– Sarana olahraga untuk mencetak atlet berkualitas sudah banyak yang rusak. Seperti terlihat pada sport hall GOR 17 Desember Turida dan Lapangan Atletik Lawata.

Pantauan Koran ini, atap sport hall GOR 17 Desember bocor. Lintasan sintetis untuk cabor atletik juga kembali sobek.

Sementara, di Lapangan Lawata, lintasan lari ditumbuhi rumput liar. Drainase tersumbat sehingga menyebabkan banjir. Pasir untuk lompat jauh sudah tidak gembur lagi, dan lantai tolak peluru sudah berlubang.

Kepala Balai Pengelola Prasarana dan Sarana Pemuda dan Olahraga (BPPSPO) NTB L Fatanah berjanji pihaknya akan melakukan perbaikan. Namun perbaikan dilakukan secara bertahap. a�?Karena itu tanggung jawab kami,a�? kata Fatanah, belum lama ini.

Untuk memperbaiki sarana olahraga itu, BPPSPO mengajukan anggaran Rp 50 miliar dalam Rancangan Anggaran Pendapatan Belanja Daerah 2017. a�?Kita sudah usulkan beberapa item untuk perbaikan. Baik itu lapangan Lawata, GOR Turida,a�? jelasnya.

Untuk GOR 17 Desember, akan ditambah tembok keliling, terutama di bagian belakang. a�?Coba lihat kondisi GOR, di belakangnya banyak semak-semak,a�? ujarnya.

Dia berharap, usulan itu disetujui pemerintah agar perbaikan sarana olahraga di NTB bisa dilaksanakan. a�?Sarana pendukung juga jadi kebutuhan vital untuk memajukan olahraga,a�? tegasnya.

Wakil Ketua Komisi V DPRD NTB HMS Kasdiono mendukung BPPSPO. Mantan ketua KONI NTB ini pun siap memperjuangkan di dewan agar anggaran tersebut bisa masuk dalam APBD 2017. a�?Saya siap mendukung mereka di DPR,a�? jelasnya.

Kasdiono mengungkapkan, sarana dan prasarana olahraga harus diperbaiki. Karena, jika sarana dan prasarana itu rusak akan mengganggu proses pembinaan atlet. A�a�?Sarana ini yang harus fokus diperbaiki,a�? ungkapnya.

Dia berharap, semua pihak yang bertekad memajukan olahraga di NTB bisa saling merangkul. Baik dari pemerintah, stakeholder, dan para pembina olahraga. a�?Mari sama-sama kita majukan olahraga,a�? ajaknya.

Terpisah, Ketua KONI NTB Andy Hadianto mengatakan, membangun olahraga harus dari hati. Tanpa ada kemauan yang besar, prestasi olahraga NTB tidak akan pernah meningkat. a�?Percuma membangun sarana dan prasarana, tapi di dalam hatinya tidak memiliki niat,a�? bebernya. (arl/r1)

Berita Lainnya

Selangkah Lagi Timnas U-19 Ke Piala Dunia

Redaksi Lombok Post

Huswatun Cetak Sejarah, Petinju Putri Pertama RI Raih Medali Asian Games

Redaksi Lombok Post

Zohri : Saya Nggak Percaya Bisa Juara

Prancis Fantastis! Juara Dunia setelah Tumbangkan Kroasia 4-2

Banjir Hadiah Menanti Zohri

Zohri, Sprinter Pertama Indonesia yang Menjadi Juara Dunia

AS Roma Butuh Keajaiban Kedua

Redaksi LombokPost

Chilena Ronaldo Seindah Puisi

Redaksi Lombok Post

NTB Layak Jadi Tuan Rumah PON 2024

Redaksi Lombok Post