Lombok Post
Headline Selong

Diberi Rp 750 Juta, Lurah Minta Rp 1 Miliar

camat-lurah-1
TINGKATKAN KOMPETENSI: Sejumlah Camat dan Lurah saat mengikuti Diklat upaya peningkatan kompetensi di Aula Kantor PMI Lotim, kemarin (11/11).

SELONG – Rencana kenaikan anggaran bagi kelurahan sebesar Rp 750 juta di tahun 2017 mendatang ternyata dinilai masih belum cukup. Jumlah tersebut dianggap belum ideal untuk membangun infrastruktur dan pemberdayaan masyarakat di kelurahan. Para lurah berharap kenaikan anggaran di tahun 2017 mendatang bisa menyamai anggaran yang ada di desa yakni mencapai Rp 1 miliar.

a�?Kalau menurut kami itu belum memadai. Karena sama seperti di desa, kelurahan juga membutuhkan anggaran yang cukup besar untuk pembangunan infrastruktur dan peningkatan pelayanan,a�? kata Lurah Denggen, Parjono.

Anggaran Rp 1 miliar sebagai jumlah yang dinilai memang ideal untuk pembangunan di tingkat kelurahan. Mulai dari kebutuhan pembangunan jalan lingkungan, drainase hingga sejumlah pembangunan yang tidak terjangkau Pembkab maupun Pemprov.

a�?Karena saat ini karakter masyarakat sudah berbeda. Apa-apa maunya dibantu. Beda kalau zaman dulu masyarakat mau gotong royong untuk pembangunan infrastruktur,a�? lanjutnya.

Karakter masyarakat yang ada saat ini menurutnya membuat pemerintah membutuhkan anggaran yang cukup besar. Masyarakat kelurahan dinilainya memiliki ketergantungan terhadap pemerintah. a�?Ini mungkin karena selama ini mereka terbiasa dibantu oleh pemerintah pusat,a�? bebernya.

Namun demikian, dengan anggaran yang memadai, Parjono menjelaskan akan memberikan kesempatan bagi lurah untuk berinovasi dan membuat program yang bisa memberdayakan masyarakat di Kelurahan. Mulai dari program pertanian, industri hingga sejumlah program lain yang bisa dinikmati oleh masyarakat. Tahun ini Lurah Denggen mengaku hanya mendapatkan anggaran sekitar Rp 350 juta. Anggaran ini membuat para lurah menurutnya kesulitan dalam melakukan pembangunan di kelurahan hingga meningkatkan kualitas pelayanan.

a�?Tapi mungkin kenaikan menjadi Rp 750 juta ini bertahap. Kami berharap semoga saja nanti Kelurahan dapat anggaran sama seperti anggaran desa,a�? harapnya.

Tak mau kalah dari pihak Kelurahan, pihak Kecamatan juga mengharapkan ada kenaikan anggaran. Karena, anggaran yang ada bagi kecamatan selama ini dinilai membuat Kecamatan hanya sebagai penonton dalam pembangunan di daerah. a�?Kalau pihak Kecamatan tidak mendapat kenaikan anggaran tahun 2017 mendatang. Padahal kami sangat membutuhkannya,a�? aku Camat Labuhan Haji, Rusno.

Anggaran di Kecamatan selama ini dmenurutnya tidak memberi ruang gerak bagi para camat untuk terlibat dalam pembangunan daerah. Karena anggaran tersebut dinilai sangat terbatas. a�?Misalnya saja terkait masalah kebersihan pantai di Labuhan Haji tidak terjangkau oleh petugas. Akhirnya saya mengerahkan petugas dengan anggaran sendiri,a�? akunya. (ton/r2)

Berita Lainnya

Kades Jangan Alergi Diperiksa!

Redaksi LombokPost

Surya Paloh Road Show ke Lombok

Redaksi LombokPost

Lima Spa Abal-Abal Ditertibkan

Redaksi Lombok Post

Suka Duka Mahasiswa Bumi Gora Menuntut Ilmu di Benua Biru (2)

Redaksi Lombok Post

Bunuh Diri kok Hobi

Redaksi Lombok Post

Dua Kafe Siapkan Wanita Penghibur

Redaksi Lombok Post

Suka Duka Mahasiswa NTB Menuntut Ilmu di Eropa (1)

Redaksi Lombok Post

Efek Pemberlakuan Sistem Zonasi, Siswa Tak Perlu Daftar Sekolah Lagi

Redaksi Lombok Post

Didukung Warga, Ustad Budi Tak Gentar Dikepung Calon Petahana

Redaksi Lombok Post