Lombok Post
Headline Politika

Mori: Bagusnya dengan Golkar

Wakil Ketua DPD Partai Gerindra NTB Mori Hanafi

MATARAM – Pemilihan Gubernur (Pilgub) NTB masih dua tahun lagi. Namun aura penjajakan antar partai politik (parpol) kian intens. Tak hanya PKS dan PPP digadang-gadang bakal berkoalisi dengan Partai Golkar. Belakangan Partai Gerindra pun diisukan merapat ke partai berlambang pohon beringin tersebut.

Wakil Ketua DPD Partai Gerindra NTB Mori Hanafi mengatakan, Gerindra merasa nyaman jika kembali berkoalisi dengan Golkar. Artinya, sangat besar kemungkinan kedua parpol itu berkoalisi dalam Pilgub maupun Pilkada serentak 2018. a�?Bagusnya dengan Golkar,a�? katanya, kemarin (11/11).

Menurutnya, Gerindra dengan Golkar sudah berpengalaman berkoalisi dalam Pilkada sebelumnya. Di Pilgub NTB 2013, Gerindra berkoalisi dengan Golkar dalam mengususng TGB HM Zainul Majdi-H. Muhammad Amin.

Kemudian di Pilkada Loteng, Gerindra kembali mengusung HM Suhaili FT-Fathul Bahri. Lanjut, Pilkada Bima yang mengusung Indah Damayanti Putri dengan M Noer Dahlan.

Dari koalisi tersebut, hampir sebagian besar meraih kemenangan.

a�?Kemenangan itu bisa diulang kembali di Pilgub, Gerindra berkoalisi dengan Golkar,a�? ujar Wakil Ketua DPRD NTB ini.

Jika benar Golkar-Gerindra berkoalisinya, maka akan memiliki kekuatan yang besar. Karena, Golkar dan Gerindra adalah dua parpol peraih suara terbanyak pada Pileg 2014 lalu. a�?Jadi peluang menang sangat besar,a�? imbuhnya.

Menyinggung siapa nantinya menjadi calon gubernur dan wakil gubernur, Mori menuturkan perlu dikomunikasikan lebih lanjut di pusat. Partai menyerahkan langsung kepada Ketua DPD Partai Gerindra NTB H Willgo Zainar.

a�?Prinsipnya, wajib kader sendiri. Dengan siapa pun nanti kami siap,a�? terangnya.

Terpisah, Ketua DPD Partai Gerindra NTB H Willgo Zainar mengatakan, mengenai pasangan calon pihaknya belum membahas dengan siapa dan parpol mana untuk berkoalisi. Soal pasangan akan menjadi ranah pembahasan yang tidak sederhana. Lantaran setiap parpol pasti memprioritaskan internal kadernya.

Secara umum, hal utama yang akan menjadi pertimbangan adalah jumlah kursi dan figur yang diajukan oleh masing-masing parpol. Terhadap Golkar, kata dia, peluang kembali bersama dengan Golkar tentu sangat terbuka. Sebagaimana dengan parpol lainnya.

a�?Kita terbuka untuk semua parpol,a�? tandasnya. (ewi/r7)

Berita Lainnya

Spa Abal-Abal Kembali Tersenyum

Redaksi Lombok Post

Usia 16 Tahun Terlarang Menikah

Redaksi Lombok Post

330 Tukang RISHA Minggat, Rumah Korban Gempa Baru Jadi 85 Unit

Redaksi Lombok Post

Masih Banyak Warga Loteng Buang Air Besar Sembarangan

Redaksi LombokPost

Pemkab dan ITDC Raih Penghargaan ISTA

Redaksi LombokPost

Ahli: Penangkapan Muhir Bukan OTT

Redaksi LombokPost

Pola Prabowo-Sandi dan Jokowi-Ma’ruf Serupa

Redaksi LombokPost

KPU Sumbawa Gencarkan Sosialisasi

Redaksi LombokPost

Kades Jangan Alergi Diperiksa!

Redaksi LombokPost