Lombok Post
Bima - Dompu

Dishut Diminta Serius Berantas Illegal Logging

ANGKUT: Sejumlah anggota TNI mengangkut kayu yang diduga hasil illegal logging.

A�BIMA – – Wakil Ketua DPRD Kabupaten Bima Nukrah meminta Dinas Kehutanan (Dishut) serius mengawasi hutan lindung. Laporan yang diterima Nukrah, kawasan hutan lindung di Kecamatan Langgudu hampir habis dijarah.

”Saya mendapat laporan dari sejumlah kepala desa hutan di wilayah Langgudu sudah habis akibat illegal logging,” katanya pada Radar Tambora (Lombok Post Group), Sabtu (12/11).

Aksi illegal logging itu tidak boleh dibiarkan. Dishut harus memperkuat pengawasan di sejumlah kawasan hutan lindung.

”Kita akan memanggil menanyakan masalah tersebut,” ujarnya.

A�Dia juga menyoroti pelepasan kayu hasil tangkapan yang diduga tidak memiliki dokumen lengkap. ”Kita akan cari tahu masalah ini. Kita akan klarifikasi dengan Dinas Kehutanan,” terangnya.

Menurut Nukrah, illegal logging di Kecamatan Langgudu dilakukan secara massif. Diduga ada oknum kepala desa ikut terlibat.

A�”Saya tahu betul lokasi hutan di Langgudu. Karena itu saya bisa pastikan ada oknum kepala desa yang bermain,” ujarnya.

Ia meminta masyarakat ikut mengawasi hutan lindung di wilayahnya. Hutan merupakan sumber kehidupan yang berfungsi menjaga kestabilan suhu.

”Bima sudah mendapat gelar daerah seribu matahari karena panas. Jangan ditambah lagi,” pungkasnya. (dam/r4)

 

Berita Lainnya

IKKB Papua Barat Bantu Korban Gempa

Redaksi LombokPost

Etos Kerja Harus Meningkat selama Ramadan

Pemkot Bima Lanjutkan Perbaikan Infrastruktur Sisa Banjir

Redaksi LombokPost

Miliki Sabu, IRT Diringkus

Ops Ketupat Gatarin 2018 Dimulai

Masih Ditemukan Makanan Kedaluwarsa

Penataan Ama Hami Dilanjutkan

Berkas Ketua PDIP Kota Bima Dilimpahkan ke Kejaksaan

Redaksi LombokPost

KPU Kota Bima Mulai Lipat Surat Suara