Lombok Post
Headline Tanjung

KLU Bukan Hanya Tiga Gili Bro!

BUKAN HANYA GILI: Sejumlah wisatawan bermain air dan menikmati keindahan air terjun Tiu Kelep beberapa waktu. Objek wisata ini juga ramai dikunjungi wisatawan selain tiga gili.

TANJUNG-Kepopuleran tiga gili yang dimiliki Kabupaten Lombok Utara (KLU) memang tidak terbantahkan. Apalagi Gili Trawangan yang memang menjadi salah satu kunjungan wajib bagi wisatawan lokal maupun mancanegara.

Kepala Dinas Pariwisata Lombok Utara MuhadiA�menegaskan, KLU tidak hanya sebatas tiga gili atau Gunung Rinjani saja. Menurut Muhadi, masih banyak tempat yang berpotensi sebagai destinasi wisata andalan di kabupaten yang baru berusia 8 tahun tersebut. Tidak hanya panorama alam, wisata kebudayaan pun menjadi salah satu kekayaan yang dimiliki KLU. “Kita memiliki kebudayaan yang unik dan salah satu daya tarik KLU,” ujarnya.

Dikatakan, pemkab akan lebih fokus dalam menata destinasi darat pada tahun 2017. Apalagi Bupati Najmul Akhyar sebelumnya sudah melaunching tag line Lombok Utara Destinasi Wisata Dunia. Bersama SKPD lain, pihaknya bertekad membangun secara integrasi di seluruh sektor. “Karena tiga gili emang sudah populer, jadi kita fokuskan pariwisata darat,” imbuhnya.

Terlebih untuk tahun 2018 nanti, lanjutnya, pihaknya juga akan membangun objek wisata di Teras Genit. Salah satu tempat wisata yang digadang-gadang mampu memberikan wisata terbaik KLU. “Di sana akan kita buat agar wisatawan mampu melihat keindahan Gunung Rinjani,”

Tidak hanya itu saja, tempat wisata lain yang kini semakin populer adalah ekowisata di Desa Kerujuk dan. Kata dia, pihaknya sedang menyusun massterplan. Termasuk untuk air terjun Kertagangga, Tiu Teja, Dusun Adat Gumantar, Kawasan Agrowisata strowberi di Santong, hingga pembangunan open stage dan bale budaya bakal. “Akan kita kembangkan semua secara bertahap,” ujarnya.

Pemkab juga sudah memikirkan matang-matang mengenai pelayanan bagi wisatawan. Selain itu, Teluk Nara kini masih dalam pengerjaan yang tidak tanggung-tanggung. Toilet berstandar internasional di sejumlah titik destinasi, serta Tourism Information Center (TIC) akan didirikan demi mewujudkan tagline tersebut. “Kita tidak main-main menggarap permintaan dari pada Pak Bupati. Perencanaan harus matang,” tegasnya.

Dikatakan, rencana besar ini tentu saja membutuhkan anggaran yang tidak sedikit. Untuk mencapai tujuan ini, diperkirakan membutuhkan anggaran sebesar Rp 12 miliar. Targetnya, Dana Alokasi Khusus (DAK) dari pusat menjadi prioritas sumber anggaran utama. “Tentu saja harus koordinasi dengan Bappeda KLU. Kalau pun nanti didorong oleh APBD harus lihat kondisi keuangan kita juga,” tandasbya. (van/r7)

Berita Lainnya

Pak Jokowi, Bebaskan Baiq Nuril!

Redaksi Lombok Post

Penangan Pascagempa Lamban

Redaksi LombokPost

SMPN 3 Jonggat Terapkan Pembelajaran Berbasis Siswa

Redaksi LombokPost

Pemkab Loteng Siapkan Nikah Massal Gratis

Redaksi LombokPost

Hati-Hati, Pohon Mulai Bertumbangan!

Redaksi LombokPost

Jaksa Kumpulkan 96 Kades Terpilih

Redaksi LombokPost

Memahami Potensi Pemuda

Redaksi LombokPost

IGI Pertanyakan Kebijakan Sukiman

Redaksi LombokPost

26 Oven Untuk Petani Tembakau Lotim

Redaksi LombokPost