Lombok Post
Tanjung

Semoga Lahir Qori dan Qoriah Andal

MERIAH: Pawai Taaruf STQ XXIV tingkat provinsi tampak meriah dengan penampilan kafilah yang menonjolkan ciri khas daerah masing-masing.

TANJUNG – Seleksi Tilawatil Quran (STQ) XXIV tingkat Provinsi NTB resmi dimulai. Lombok Utara yang menjadi tuan rumah ajang ini pun telah siap menyukseskan seluruh kegiatannya. Salah satu rangkaian pembukaanSTQ adalah pawai taaruf yang digelar pagi kemarin (13/11).

Warna-warni kostum ratusan peserta dari masing-masing kafilah kabupaten/kota se-NTB menghiasi sepanjang jalan utama Lombok Utara, terminal Tanjung, tugu Gempa Bumi, komplek pertokoan Tanjung, melintasi panggung kehormatan hingga finish di lapangan umum Tioq Tata Tunaq.

Pelepasan pawai taaruf dilakukan di depan Terminal Tanjung oleh Wakil Bupati Lombok Utara Sarifudin. Sedangkan Bupati Lombok Utara Najmul Akhyar beserta seluruh pimpinan SKPD serta para undangan menunggu di panggung kehormatan depan Kompleks Pertokoan Tanjung. “Ini yang pertama bagi kabupaten kita, semoga ini menjadi titik balik perkembangan KLU menjadi semakin maju,” harap Bupati Lombok Utara Najmul Akhyar.

Barisan pawai taaruf ini diawali dengan Pasukan Pengibar Bendera dari PPI Kabupaten Lombok Utara. Kemudian dilanjutkan dengan A�marching band PemkabLombok Utara. Dibelakangnya ada pasukan pembawa bendera LPTQ.

Selanjutnya, menyusul barisan kafilah. Diawali dengan kafilah Kabupaten Bima, kemudian Lombok Timur, Kota Bima, Lombok Tengah, A�Dompu, Lombok Barat, Sumbawa, Kota Mataram, Sumbawa Barat, dan terakhir tuan rumah Lombok Utara.

Bupati Lombok Utara Najmul Akhyar menginginkan agar setiap rangkaian kegiatan STQ XXIV NTB ini berjalan baik, lancar dan sukses. a�?Semoga dalam STQ tingkat NTB ini akan melahirkan juara qori dan qoriah yang kemudian akan menjadi wakil NTB dalam STQ tingkat nasional,a�? harapnya.

Masyarakat yang memadati sepanjang jalan memberikan tepuk tangan menyambut atraksi yang ditampilkan beberarapa kafilah. Terlebih saat tuan rumah melintas yang menutup barisan pawai taaruf. “Sangat menghibur, inilah yang kita tunggu di KLU,” kata Muliawan, salah seorang warga yang menyaksikan pawai taaruf. (puj/van/r7)

Berita Lainnya

50 Orang Dilatih Jadi Aplikator Risha

Redaksi LombokPost

Rekruitmen P3K Diharapkan Bisa Mulai Tahun Depan

Redaksi LombokPost

Kantor Sementara DPRD Mulai Dibangun

Redaksi LombokPost

Warga Dusun Boyotan Terancam Tak Dapat Rp 50 Juta

Redaksi LombokPost

Baru 40 Sekolah Rusak Berat Dirobohkan

Redaksi LombokPost

Sekda Izinkan Huntara BUMN yang Tak Ditempati Dibongkar, Asal…

Redaksi LombokPost

Empat Puskesmas Darurat Mulai Beroperasi

Redaksi LombokPost

7.000 Petisi Penolakan Juknis Bantuan Gempa

Redaksi LombokPost

Pelebaran Jalan Ganggu Distribusi Air

Redaksi LombokPost