Lombok Post
Metropolis

Amdal Beres, Proyek Transmart Boleh Lanjut

yuli
KANTONGI IZIN: Yuli Mulyanti (kiri) dan Asnu Rizal (kanan) menunjukan dokumen izin lingkungan yang telah ditanda tangani Kepala BLH Kota Mataram, Senin (14/11).

MATARAM – Polemik soal dokumen izin lingkungan PT Trans Retail Indonesia (Transmart) berakhir sudah. Itu setelah, perusahaan dibawah Bendera Transcorp itu, mengantongi izin resmi dari Badan Lingkungan Hidup (BLH) Kota Mataram.

Dokumen setebal lima lembar, dengan nomor 188/068/SK/BLH/XI/2016 itu, bisa menjadi dasar melanjutkan lagi pembangunan proyek yang sempat dihentikan selama beberapa hari. Bentuk kepatuhan pihak pemerakarsa dalam memenuhi semua perizinan di kota, sekaligus menghapus stigma, investor kakap boleh melanggar aturan.

a�?Kami ingin tegaskan, kami patuh terhadap semua aturan dan prosedur yang berlaku,a�? kata Yuli Mulyanti, Humas PT Wijaya Karya Bangunan Gedung di wilayah NTB.

Sebelumnya, lanjut Yuli, pihaknya memang tidak ada niat menyimpang dari prosedur yang telah disepakati di suatu daerah. Namun karena ada miskomunikasi, sehingga pengerjaan terkesan melanggar aturan.

a�?Padahal jauh-jauh hari sebenarnya kami sudah mengajukan permohonan penerbitan izin lingkungan,a�? imbuhnya.

Ia menegaskan, tidak ada niat atau upaya apapun melangkahi prosedur yang ada. Ia menyebutkan dalam beberapa proyek pembangunan di daerah lain misalnya, rekomendasi sudah cukup dijadikan dasar memulai pengerjaan. Namun, di Kota Mataram, penegasan lebih pada pentingnya mengantongi dokumen izin lingkungan, baru pengerjaan bisa dimulai.

a�?Kami disetop bekerja, hampir 10 hari. Kalau dari segi biaya kami memang dirugikan, tapi ini sudah konsekuensi,a�? terang Yuli.

Ia berharap, dikantonginya dokumen izin lingkungan saat ini akan mempermudah kerja pihaknya dalam menuntaskan pengerjaan bangunan Transmart yang akan menjadi salah satu pusat ekonomi. Dan, hasilnya bisa segera dinikmati warga kota.

Sementara perwakilan PT Trans Retail Indonesia, Asnu Rizal juga menyampaikan harapan yang sama. Jauh-jauh hari, pihaknya memang telah mengajukan izin lingkungan dan mengikuti prosedur yang ada di Kota Mataram. a�?Intinya semua tahapan telah kami lalui, semua perizinan telah kami lengkapi,a�? tegasnya.

Terpisah, Kabag Humas Pemkot Mataram, Lalu Alwan Basri, menyampaikan harapan hadirnya Transmart nanti, dapat menyerap banyak tenaga kerja di Kota Mataram. Harapan investor juga punya semangat yang sama dengan pemerintah kota yakni menyejahterakan masyarakat di sektor ekonomi.

Ia pun sepakat, jika semua perusahaan yang ada di Kota Mataram, harus mengikuti prosedur dan aturan yang ada. Tidak ada pengistimewaan, apakah termasuk investor kakap atau kecil. a�?Iya, memang aturan harus ditegakan,a�? imbuhnya.

Namun, sesuai dengan misi pemerintah pusat saat ini, para investor memang harus diberi rasa aman dan nyaman. Bahkan bila perlu, perizinan yang ruwet harus dipangkas demi mempermudah invetasi yang akan berpengaruh terhadap grafik peningkatan ekonomi Kota Mataram. a�?Itu arahan Pemerintahan Jokowi-kan,a�? tandasnya. (zad/r5)

Berita Lainnya

Taksi Online Jangan Parkir Sembarangan!

Redaksi LombokPost

Bantuan Jadup Urung Disalurkan

Redaksi LombokPost

Pajak Panelnya Dihapus Dong!

Redaksi LombokPost

Rajin Blusukan ke Sejumlah Sentra Kerajinan Tenun

Redaksi LombokPost

Kreatif..!! Babinsa di Mataram Ganti BBM Motor Dengan Elpiji 3 Kg

Redaksi LombokPost

Ada Kemungkinan Passing Grade Diturunkan

Redaksi LombokPost

Anggota Pokmas Harus Lebih Rajin

Redaksi LombokPost

Mantap, Wali Kota Ingin UMK Naik

Redaksi Lombok Post

Peserta Tes CPNS Dilarang Bawa Jimat

Redaksi Lombok Post