Lombok Post
Sportivo

Mariati Matangkan Teknik

LATIHAN FISIK: Atlet pencak silat Mariati menjalani latihan fisik di Lapangan Atletik Lawata, Mataram, kemarin (14/11).

MATARAMA�– Kejuaraan pencak silat dunia di Bali 2016 tinggal 20 hari lagi. Atlet andalan pencak silat Indonesia Mariati terus mematangkan fisik dan teknik.Perempuan 34 tahun ituA� menjalani latihan fisik di Lapangan Lawata, Mataram, kemarin (14/11). Dia didampingi pelatihnya Dedi S Darere. a�?Kita latihan fisik dua kali seminggu,a�? kata pelatih pencak silat Dedi, kemarin.

Pria berambut gondrong ini mengungkapkan, waktu persiapan menuju kejuaraan dunia terbilang mepet. Untuk itu, Mariati terus meningkatkan kemampuannya. a�?Saat ini porsi latihannya kita tambah,a�? ungkapnya.

Dari catatannya, kemampuan Mariati sudah meningkat. Melebihi catatan PON XIX/2016 Jawa Barat lalu. Sebelumnya, Mariati hanya melakukan tendangan dan pukulan di bawah 60 kali per ronde. Kini, perempuan asal Lombok Tengah itu, bisa melakukan 70 kali tendangan dan pukulan per ronde. A�Pada pertandingan silat itu tiga ronde.

Dari tiga ronde itu, Mariati mampu melepas 210 tendangan dan pukulan tiap pertandingan. A�a�?Itu perkembangan yang luar biasa,a�? sebutnya.

Pada kejuaraan dunia nanti, Mariati ditargetkan bisa melepas 80 tendangan dan pukulan tiap ronde. Agar, bisa mengunci juara pada event tersebut. a�?Bila perlu lebih dari target pukulan itu,a�? harapnya.

Selain memperkuat teknik tendangan dan pukulan, stamina Mariati juga harus digenjot. Karena, untuk menopag pukulan danA� tendangan itu harus memiliki stamina yang kuat pula. a�?Kita tetap lakukan latihan fisik untuk memperkuat stamina,a�? ungkapnya.

Ditambah juga dengan latihan A�pertahanan dan kecepatan. Karena, menurutnya, jika sudah hilang stamina, pertahanan akan kendor. a�?Ini yang menjadi kelemahan,a�? terangnya.

Kedepan, kelemahan itu akan diperbaiki sebelum Mariati turun pada event bergengsi itu. Dedi mengungkapkan, kejuaraan ini merupakan pertandingan akhir Mariati menjadi pesilat. Karena, usianya sudah tidak memungkinkan lagi untuk mengikuti kejuaraan nasional dan internasional.

Untuk itu, dia menargetkan juara pada event tersebut. a�?Kita mau cari happy ending. Untuk itu kita harus juara,a�? harapnya. (arl/r10)

Berita Lainnya

Selangkah Lagi Timnas U-19 Ke Piala Dunia

Redaksi Lombok Post

Huswatun Cetak Sejarah, Petinju Putri Pertama RI Raih Medali Asian Games

Redaksi Lombok Post

Zohri : Saya Nggak Percaya Bisa Juara

Prancis Fantastis! Juara Dunia setelah Tumbangkan Kroasia 4-2

Banjir Hadiah Menanti Zohri

Zohri, Sprinter Pertama Indonesia yang Menjadi Juara Dunia

AS Roma Butuh Keajaiban Kedua

Redaksi LombokPost

Chilena Ronaldo Seindah Puisi

Redaksi Lombok Post

NTB Layak Jadi Tuan Rumah PON 2024

Redaksi Lombok Post