Lombok Post
Selong

Nelayan Lotim Diasuransikan

ali-bd-1
Bupati Lombok Timur HM Ali Bin Dachlan

SELONG – Dinas Kelautan dan Perikanan Lombok Timur (Lotim) kemarin menyalurkan sejumlah bantuan bagi para nelayan yang ada di Labuhan Haji. Bantuan ini berupa sarana dan prasarana untuk menangkap ikan dan memasarkannya. Selain itu, Dinas Kelautan dan Perikanan Lotim juga membagikan sejumlah kartu asurasni bantuan pemerintah pusat bagi para nelayan.

a�?Jika mengalami kecelakaan saat melaut atau meninggal keluarga mereka akan mendapatkan bantuan dari pihak asuransi,a�? kata Kepala Dinas Kelautan dan Perikanan H Taswirudin.

Sekitar 3.500 nelayan yang ada di Lotim nantinya akan memiliki asuransi jiwa. Namun, saat ini pemberian kartu asuransi dilakukan secara bertahap. Sekitar 400 orang lebih yang saat ini baru bisa menerima kartu asuransi ini. Dengan adanya asuransi ini, keselamatan para nelayan saat melaut akan lebih terjamin.

Jika mengalami kecelakaan dan menyebabkan mereka meninggal, keluarga para nelayan akan mendapatkan bantuan hingga Rp 200 juta. Begitu juga jika mengalami kecelakaan yang mengakibatkan luka atau cacat, bantuan akan disesuaikan.

Selain memberikan bantuan berupa asuransi, sejumlah nelayan juga mendapatkan bantuan mesin perahu, tenda pemasaran hasil tangkapan, jaring, mata pancing, hingga sejumlah peralatan lainnya.

Pembagian bantuan kali ini dilakukan secara terbuka. Mengingat selama ini banyak bantuan yang diduga disalahgunakan hingga dimanfaatkan sebagai lahan pungli oleh oknum yang tidak bertanggung jawab. Seperti yang belum lama ini terjadi di wilayah Lotim bagian selatan. Sejumlah nelayan penerima bantuan mesin perahu harus membayar puluhan juta agar bisa mendapatkan bantuan yang memang hak mereka.

a�?Selama ini banyak penerima bantuan malah dimintain uang. Padahal itu gratis dari pemerintah.Cara-cara itu tidak benar ya,a�? kata Bupati Lotim Ali BD.

Untuk itu, ke depan Dinas Kelautan dan Perikanan diminta selalu menyalurkan bantuan secara transparan. Agar masyarakat bisa mengetahui siapa yang menerima. Apakah tepat, merata atau tidak. Jangan sampai yang menerima hanya segelintir orang. a�?Kalau ada yang ketahuan Pungli, masyarakat harus lapor maka saya akan pecat,a�? pinta Bupati. (ton/r2)

Berita Lainnya

Kematian Bayi Lotim Menurun

Redaksi LombokPost

PDIP Panaskan Mesin Partai

Redaksi LombokPost

Memahami Potensi Pemuda

Redaksi LombokPost

IGI Pertanyakan Kebijakan Sukiman

Redaksi LombokPost

26 Oven Untuk Petani Tembakau Lotim

Redaksi LombokPost

Pembangunan Rumah Korban Gempa Lamban

Redaksi LombokPost

4564 Honorer Lotim Akan Dievaluasi

Redaksi LombokPost

Akhirnya Darmaga Labuhan Haji Dikeruk Juga!

Redaksi LombokPost

Ditilang, Siswa Madrasah Nangis Minta Pulang

Redaksi LombokPost