Lombok Post
Selong

Pengerukan Labuhan Haji Kembali Molor

BONGKAR MUATAN: Mobil pengangkut BBM Non Subsidi kemarin terlihat beroperasi mengangkut muatan dari Kapal Pangrango milik PT Soraya Inti Gemilang di Labuhan Haji kemarin (14/11).

SELONG – Kapal pengeruk kolam labuh Pelabuhan Labuhan Haji, Lombok Timur (lotim) hingga saat ini masih a�?nganggura�?. Proyek pengerukan kolam tempat bersandar kapal hingga saat ini belum nampak akan mulai di lakukan. Hingga kemarin, kapal pengeruk masih terlihat tanpa aktivitas. Menanggapi hal ini Bupati Lotim Ali BD mengaku tidak terlalu khawatir.

a�?Kalau dia (pihak kapak pengeruk pasir) tidak bisa dilaksanakan dia yang rugi. Karena kan dia didenda. Dia janji sama saya pengerukan tidak sampai dua minggu,a�? kata Ali BD kepada wartawan.

Menurutnya ada aturan yang mengatur kalau pihak pengeruk tidak melakukan pengerukan sesuai waktu yang telah dijadwalkan maka mereka akan didenda.

a�?Makanya segera dilaksanakan sesuai dengan jadwal,a�? pintanya.

Terkait molornya proses pengerukan pasir kolam labuh apakah ada kaitannya dengan kapal Pangrangon pengangkut BBM non subsidi yang kini sedang bersandar, bupati menampik hal tersebut. a�?Tidak ada sangkut paut itu. Kapalnya menunggu perlengkapannya untuk mengeruk,a�? jelasnya.

Kapal pengeruk pasir Cai Jun 1 telah berlabuh di Dermaga Labuhan Haji sejak 19 Oktober lalu. Namun, hingga saat ini, kapal ini masih belum mulai beroperasi. Kapal ini berada di lokasi agak tengah dan masih belum bisa bersandar.

A�a�?Karena kan kedalamannya masih belum bisa untuk nyandar di pelabuhan. Jadi untuk sementara kapalnya berlabuh di tengah dulu,” kata Rosmayadi, petugas fasilitas Unit Penyelenggara Pelabuhan Labuhan Haji.

Kapal ini tidak datang sendirian melainkan ditemani Tugboat Cai Jun Ting. Dimana, kapal tugboat ini merupakan kapal operasional yang mengurus segala keperluan kapal pengeruk.

” Kapal ini juga nanti membantu menarik kapal Cai Jun. Karena kapal itu nggak bisa bergerak sendiri,” jelas Rosmayadi.

Di dalam kapal, dari laporan yang diterima petugas UPP Labuhan Haji terdapat 11 awak kapal. Sementara itu Kepala Unit Penyelenggara Pelabuhan (UPP) Labuhan Haji, saat ini kapal pengeruk kolam labuh ini masih belum beroperasi. Itu menunggu petunjuk teknis dari Dinas PU Lotim. “Kalau teknisnya semuanya Dinas PU yang punya kewenangan. Tapi informasi awalnya nanti akan dikeruk hingga kedalaman tujuh meter,” kata dia kepada Lombok Post. (ton/r2)

Berita Lainnya

Memahami Potensi Pemuda

Redaksi LombokPost

IGI Pertanyakan Kebijakan Sukiman

Redaksi LombokPost

26 Oven Untuk Petani Tembakau Lotim

Redaksi LombokPost

Pembangunan Rumah Korban Gempa Lamban

Redaksi LombokPost

4564 Honorer Lotim Akan Dievaluasi

Redaksi LombokPost

Akhirnya Darmaga Labuhan Haji Dikeruk Juga!

Redaksi LombokPost

Ditilang, Siswa Madrasah Nangis Minta Pulang

Redaksi LombokPost

SKD Selesai, Banyak Formasi CPNS Lowong

Redaksi LombokPost

Waspada Calo PNS !

Redaksi LombokPost