Lombok Post
Metropolis

Sekda Rosiady Warning SKPD

rosiady-sir
Sekretaris Daerah (Sekda) NTB Rosiady Sayuti

MATARAM – Sekretaris Daerah (Sekda) NTB Rosiady Sayuti mengingatkan Satuan Kerja Perangkat Daerah (SKPD) untuk segera merealisasikan anggaran tahun ini. Sisa waktu satu setengah bulan dianggap sudah sangat mepet. Untuk itu, SKPD diminta tidak menunda-nunda eksekusi anggaran. a�?Tugas saya untuk mengingatkan,a�? kata Rosiady kemarin (14/11).

Berdasarkan data e-monev sistem informasi monitoring dan evaluasi pembangunan NTB, dari Rp 3,9 triliun dana APBD 2016 realisasi keuangan baruA� 69,77 persen. Sementara realisasi fisik 76,96 persen. Beberapa pekerjaan bahkan masih dalam proses lelang.

Terhadap hal ini, Tim Anggaran Pemerintah Daerah (TAPD) sudah melakukan rapat evaluasi. Semua SKPD mengaku tidak ada hambatan dan mereka menargetkan bulan Desember semua pekerjaan sudah selesai. Kalaupun ada yang masih lelang, itu sifatnya pengadaan barang bukan pengerjaan proyek fisik berat.

Menurutnya, realisasi keuangan bisa rendah karena belum dilakukan pembayaran kepada pihak ketiga. Proses lelang sudah dilakukan, bahkan pengerjaan sudah hampir selesai. Tetapi kontraktor belum mengajukan termin pembayaran sehingga realisasi rendah.

Ia berharap kondisi ini benar-benar terjadi sehingga akan mudah didongkrak sampai akhir tahun.

a�?Saya berharap itu yang terjadi sehingga semua pekerjaan di 2016 selesai tepat pada waktunya,a�? kata mantan Kadis Dikpora NTB ini.

Sementara terkait permintaan Gubernur NTB supaya APBD 2017 yang tidak boleh ada defisit, maka TAPD akan melakukan pengurangan pada belanja rutin. Rasionalisasi tidak akan menyasar dana program strategis, tapi hanya akan menyisir belanja rutin seperti perjalanan dinas, pengadaan ATK, pengadaan kendaraan dinas. a�?Tetap ada, tapi dikurangi, bukan dihilangkan,a�? katanya. (ili/r7)

Berita Lainnya

Liburan ke Pantai Penghulu Agung Ampenan Juga Asyik Loo..!!

Redaksi LombokPost

Hasil Produksi Langsung Dibeli Pengusaha

Redaksi LombokPost

DBD Bisa Jadi Ancaman Serius Pengungsi

Redaksi Lombok Post

Ahyar Tidak Puas dengan Hasil CPNS

Redaksi Lombok Post

PLN Luncurkan Layanan Satu Pintu

Redaksi Lombok Post

Hanya Ngebut di Depan Jokowi, Perbaikan Rumah Korban Gempa Lamban

Redaksi Lombok Post

Nuril pun Menangis, Aksi Bela Nuril Terus Mengalir

Redaksi Lombok Post

Ahyar Bakal Evaluasi Muslim

Redaksi LombokPost

UMK Jadi Pertimbangan Kenaikan Upah Honorer

Redaksi LombokPost