Lombok Post
Headline Selong

TKI Ilegal Dikoordinir Warga Malaysia

Bupati Ali BD

SELONG – Kabupaten Lombok Timur (Lotim) menjadi salah satu penyumbang TKI illegal terbanyak di Indonesia. Tujuan utamanya ke Malaysia. Hal ini terbukti dari kasus kecelakaan kapal di Batam yang mengangkut sejumlah TKI illegal beberapa waktu lalu. Enam A�TKI asal Lotim meninggal dalam insiden tersebut dan beberapa orang berhasil selamat.

Terkait banyaknya TKI illegal asal Lotim, Bupati Ali BD menjelaskan ini sebagai persoalan yang cukup rumit. Karena ia menduga urusan TKI illegal juga dibekingi oleh pihak dari Malaysia.

a�?TKI ilegal itu dikoordinir oleh orang Malaysia. Karena mereka lebih murah, tidak membayar pajak,a��a�� ujarnya.

a�? Jadi mereka (Calo TKI illegal, Red) itu tidak sendiri di sini. Mereka di sana itu ada kerjasama juga dengan agen TKI gelap yang ada di Malaysia,a�? sambungnya.

Ini menjadi pemicu yang menurutnya terus mendorong keberdaan TKI illegal berkeliaran di Malaysia. Karena tenaga mereka lebih murah dibandingkan dengan TKI yang datang dari jalur resmi.

a�?Karena ini menguntungkan pihak Malaysia juga. Makanya ini tidak semata mata dari kita keberadaan TKI illegal ini,a�? ujarnya.

Banyak pengusaha Malaysia yang menggunakan jasa mereka menyembunyikan para TKI illegal ini. Meskipun mereka mengetahui bahwa TKI tersebut tidak memiliki dokumen resmi. a�?Memang bukan hanya diA� Malaysia. Di Negara maju seperti Amerika juga banyak TKI gelap,a�? ujarnya.

Saat ini, negara terus melakukan upaya untuk menekan TKI illegal. Namun ditanya terkait upaya pemerintah Lotim sendiri Ali BD tidak memberikan penjelasan yang terperinci.

Hanya saja untuk TKI yang meninggal asal Lotim dalam musibah kapal tenggelam di Batam, Pemkab Lotim menyiapkan santunan. a�?Ada itu, kami kasih bantuan masing-masing Rp 2 juta bagi keluarga korban TKI yang meninggal,a�? jelasnya.

Terpisah Sekretaris Dinas Sosial Tenaga Kerja dan Transmigrasi (STT) Lotim, H Ridatul Yasa kepada memberikan tanggapan terkait rencana santunan Pemkab Lotim bagi korban TKI yang meninggal.

a�?Kami sudah bersurat ke Bupati Alhamdulillah beliau menyetujui,a�? jelas Ridatul Yasa.

Saat ini, dijelaskannya keenam jenazah TKI asal Lotim yang meninggal telah dipulangkan. Hampir semua korban TKI illegal ini memiliki keluarga dan anak-anak. a�?Jadi rata-rata korban ini meninggalkan anak yatim. Itu yang penting untuk kita santuni,a�? pungkasnya. (ton/r2)

Berita Lainnya

Penangan Pascagempa Lamban

Redaksi LombokPost

SMPN 3 Jonggat Terapkan Pembelajaran Berbasis Siswa

Redaksi LombokPost

Pemkab Loteng Siapkan Nikah Massal Gratis

Redaksi LombokPost

Hati-Hati, Pohon Mulai Bertumbangan!

Redaksi LombokPost

Jaksa Kumpulkan 96 Kades Terpilih

Redaksi LombokPost

Memahami Potensi Pemuda

Redaksi LombokPost

IGI Pertanyakan Kebijakan Sukiman

Redaksi LombokPost

26 Oven Untuk Petani Tembakau Lotim

Redaksi LombokPost

Garbi Bakal Gembosi PKS?

Redaksi LombokPost