Lombok Post
Tanjung

Panitia Manfaatkan Teknologi Informasi

SERIUS: Salah seorang peserta STQ XXIV Hifzh Alquran golongan 30 juz saat tampil di hadapan dewan hakam di Masjid Nurul Islam Tanak Song, kemarin (15/11).

TANJUNG – Para peserta STQ XXIV tingkat Provinsi NTB tidak perlu risau dengan penilaian dewan hakam. Panitia menjamin penilaian dilakukan dengan transparan, berkualitas, dan berintegritas. Dalam penilain, panitia juga memanfaatkan teknologi informasi (IT). Sehingga peserta yang tampil bisa langsung mengetahui berapa nilainya.

Wakil Ketua III LPTQ Provinsi NTB Fathurrahman menjelaskan, dalam penilaian STQ ini menggunakan sistem gugur. Nanti dewan hakam akan menggelar sidang untuk menentukan siapa yang lolos ke babak selanjutnya dengan melihat nilai tertinggi. “Penilaian meliputi tajwid, lagu, dan suara, tahfiz, dan fasihnya,a�? ujarnya.

Sementara itu, Ketua Majelis Hakim TGH. Fathul Aziz Mustofa menerangkan, dalam bidang lomba tahfiz ini ada tiga item yang dinilai dewan juri. Diantaranya, tajwid, fasohah, dan tahfiz. Masing-masing bidang penilaian ini pun ditempatkan sebanyak tiga dewan juri.

Sehingga satu peserta yang tampil mendapat penilaian dari 12 dewan juri dari semua mata bidang yang dinilai. Dalam aturannya pun dijelaskan tidak ada interval nilai yang melebihi dari satu. Di mana para dewan hakam untuk satu bidang penilaian harus memberikan selisih nilai antara dewan hakam lainnya.

Kemarin (15/11) koran ini memantau kegiatan lomba yang berlangsung di Masjid Nurul Islam, Tanak Song. Cabang yang dipertandingkan adalah lomba tafsir Alquran dengan menggunakan bahasa Arab. Dua peserta yang tampil kemarin dari Kota Bima dan Loteng. Sedangkan empat peserta sisanya akan tampil hari ini.

Untuk hasil nilai, dewan hakam sendiri tidak bisa mengumumkan secaraA� langsung. Namun akan diumumkan secara keseluruhan nominal nilai peserta pada akhir perlombaan setelah rapat internal dewan hakam.

Sementara itu, di aula SMAN 1 Tanjung dilaksanakan lomba Hifzh Quran 10 dan 20 juz. A�Peserta berusaha tampil semaksimal mungkin dengan hafalan yang mereka miliki. Ada kafilah yang sangat lancar dalam hafalannya, bahkan ada juga yang terlihat grogi ketika tampil di depan para dewan hakam.

Sedangkan di arena utama di lapangan Tioq Tata Tunaq dilaksanakan cabang lomba tilawah dewasa dan anak-anak yang menampilkan beberapa qori dan qoriah. Peserta menampilkan bacaan Alquran yang indah dengan makhrojul huruf yang pas dan tajwid yang sangat bagus.

Sementara di Aula Serba Guna Gondang dipertandingkan Hifzh Alquran golongan 1 juz dan 5 juz. Di cabang ini menampilkan peserta dari Lombok Utara, Bima, dan Lombok Barat. (puj/r7/*)

Berita Lainnya

Soal Tambak Lengkukun, Pemkab KLU Kecolongan

Redaksi LombokPost

Ritel di Gili Air Langgar Aturan

Redaksi LombokPost

Komisi I Temukan 8 Honorer Diduga Titipan

Redaksi LombokPost

Dua Tahun Pemkab KLU Raih Nilai SAKIP B

Redaksi LombokPost

Miss World Dukung Korban Gempa

Redaksi LombokPost

Pemkab dan KKB Duduk Bersama

Redaksi LombokPost

Setelah Cidomo, Rental Sepeda Juga Ditertibkan

Redaksi LombokPost

Pemkab Siapkan Mutasi Susulan

Redaksi LombokPost

Pasar Hortikultura Ditawarkan ke Pihak Ketiga

Redaksi LombokPost