Lombok Post
Giri Menang

Sekda Warning Penunggak Pajak

pajak
KERJA SAMA: Sekda Lombok Barat H Moh Taufiq memberikan sambutan dalam acara sosialisasi pembayaran PBB Online, di Aula Kantor Bupati Lobar, kemarin (15/11). Dalam urusan bayar pajak, Pemkab Lobar menggandeng BRI.

GIRI MENANGA�– Selama ini, pendapatan asli daerah (PAD) Lombok Barat tidak pernah mencapai 100 persen. Capaian tertinggi, hanya berkisar diatas 80 persen.

Situasi ini jelas berbahaya. Karena di sisi lain, setiap tahunnya permintaan anggaran selalu meningkat. Salah satu faktor yang disinyalir mempengaruhi PAD yakni masalah penarikan pajak yang belum optimal.

Sekda Lombok Barat H Moh Taufiq mensinyalir, setidaknya ada empat wajib pajak (WP) yang terkena a�?virusa�? malas bayar pajak. Sekda melihat virus itu kini tidak hanya menyebar, tetapi sudah menular.

a�?Jika selama ini hanya Hotel S (Santosa) bermasalah pajak, virus itu sekarang sudah menular,a�? terang Sekda saat membuka sosialisasi pembayaran PBB Online, di Aula Kantor Bupati Lobar, kemarin (15/11).

Akibat banyaknya WP menunggak pajak di Lobar, Sekda meminta Dinas Pengelolaan Pendapatan Keuangan dan Aset Daerah (PPKDA) Lobar lebih tegas lagi dalam urusan memungut pajak. Ia bahkan mempersilakan DPPKAD Lobar memberikan sanksi tegas. Yang memberikan efek jera agar WP tidak lagi menunggak pajak. a�?Bila perlu berikan sanksi tegas,a�? kata Sekda.

Kepada WP yang masih menunggak pajak, Sekda berharap segera dilunasi. Karena jika sampai tenggat waktu akhir November mendatang belum tuntas, maka siap-siap usaha disegel. a�?Kalau tidak, maka ini akan jadi bahan evaluasi pada Rapim nanti,a�? ancamnya.

Sesuai Perda Organisasi Perangkat Daerah (OPD), tahun depan DPPKAD akan dipecah menjadi dua dinas. Sekda berharap, kebijakan itu bisa membuat Badan Pendapan Daerah (BPD) fokus mencari uang.

a�?Bila perlu calon kepalanya nanti kita tender. Siapa yang siap dengan angka (penawaran pendapatan) tertinggi itu kita pilih,a�? A�tandasnya.

Dalam upaya memaksimalkan penerimaan pajak, berbagai terobosan dilakukan oleh Pemkab Lobar. Salah satu yang terbaru yakni menggandeng BRI dalam hal pembayaran pajak secara online.

a�?Dengan pajak secara online ini, semoga tidak ada kebocoran lagi dalam pemungutan PBB,a�? harap Sekda.

Melalui kerja sama ini, diharapkan bisa membantu meningkatkan capaian PAD Lobar tahun ini. “Capaiannya PAD kita hingga tanggal 31 Oktober baru 72 persen. Semoga dalam dua bulan iniA� bisa memenuhi target 100 persen,a�? pungkasnya.

Sementara itu, Kepala Cabang BRI Mataram I Gusti Ngurah Jayahardana berharap agar Pemkab Lobar bisa memanfaatkan jaringan BRI dalam pengumpulan PAD.

Untuk pemungutan PBB sendiri pihaknya sudah menyiapkan virtual acount. Dengan fasilitas ini masyarakat bisa melaksanakan pembayaran kapan pun, dan dimana pun selama 24 jam sehari dengan biaya murah.

a�?Sarana yang kami siapkan memudahkan pemerintah memonitor pemasukan tiap saat. Karena pembayaran langsung masuk ke rekening real time,a�? jelasnya. (zen/r5)A�

Berita Lainnya

PJU di PLTU Jeranjang Segera Dibangun

Redaksi LombokPost

Pemancing Diduga Hanyut di Perairan Labuan Poh

Redaksi LombokPost

Sinyal Mutasi Makin Menguat

Redaksi LombokPost

Sekolah Terdampak Gempa Belum Diperhatikan

Redaksi LombokPost

Korban Gempa Butuh Lebih Banyak Huntara

Redaksi LombokPost

HUT SMAN 1 Gerung Meriah

Redaksi LombokPost

Pariwisata Senggigi Diyakini Pulih Lebih Cepat

Redaksi LombokPost

9.345 Orang Tertahan di Pengungsian

Redaksi LombokPost

Bupati Bela PT Tripat

Redaksi LombokPost