Lombok Post
Sumbawa

Gubernur Teken Surat PAW Irawansyah

Ketua DPRD KSB M Nasir

TALIWANG a�� Gubernur menyetujui usulan pergantian antara waktu (PAW) Irawansyah, anggota DPRD Sumbawa Barat dari Partai Hanura. Surat keputusan (SK) pemberhentian anggota DPRD KSB itu ditandatangani langsung gubernur pada Senin (14/11). Dalam surat itu, Irwansyah akan diganti Syafruddin Deny.

A�a�?a��Benar, surat persetujuan PAW Partai Hanura dari Gubernur NTB sudah kami terima,a��a��kata Ketua DPRD KSB M Nasir kepada wartawan di ruang kerjanya, kemarin.

Surat persetujuan itu diterima DPRD Selasa sore (15/11). Surat tersebut kemudian didistribusikan ke unsur pimpinan DPRD. Terkait proses PAW yang diusulkan Hanura ini, DPRD selama ini hanya melaksanakan sesuai apa yang diatur dalam UU. Terkait keputusan pengangkatan dan pemberhentian anggota DPRD sendiri, sepenuhnya menjadi kewenangan gubernur.

a�?a��Kami ini hanya melaksanakan apa yang diusulkan partai,a��a�� ujarnya.

Terkait proses hukum yang saat ini sedang ditempuh Irawansyah sudah dijelaskan DPRD dalam surat yang dikirim ke gubernur. Penjelasan itu masuk dalam cacatan yang disampaikan resmi DPRD terhadap upaya hukum yang saat ini sedang dilakukan bersangkutan.

a�?a��Dalam surat usulan itu, kita juga ikut melampirkan proses hukum yang saat ini sedang berjalan. Namun dari surat yang kami terima ini, ternyata gubernur NTB secara resmi mengeluarkan surat keputusan pemberhentian Irawansyah dan pengangkatan Syafruddin Deny melalui proses PAW,a��a�� bebernya.

Surat gubernur yang sudah diterima DPRD itu nantinya akan dibahas DPRD secara kelembagaan. Setelah itu, surat tersebut nantinya akan dibawa ke rapat badan musyawarah (Banmus).

a�?a��Soal pelantikan sendiri, Banmus yang akan menentukan. Tapi dilihat dari jadwal dewan yang ada saat ini, pelantikan sepertinya baru bisa dilakukan setelah penetapan APBD 2017,a��a�� katanya.

Dikatakan, DPRD KSB saat ini memiliki jadwal padat membahas APBD 2017. Untuk menjadwalkan proses pelantikan anggota DPRD melalui proses PAW ini, DPRD tentunya akan melihat waktu yang tepat.

a�?a��Kalau pekan ini jadwal kita sangat padat karena pembahasan APBD sendiri akan berlangsung hingga 28 November mendatang,a��a�� ujarnya.

Politisi PAN ini mengakui, terkait proses PAW yang diusulkan Hanura ini merupakan sebuah dinamika baru yang dilalui DPRD KSB. Karenanya, sebagai Ketua DPRD, Nasir mengaku dalam setiap pengambilan keputusan dirinya cukup berhati-hati. Dalam setiap pengambilan keputusan, dirinya juga melibatkan semua unsur, baik itu fraksi maupun dua unsur pimpinan DPRD KSB.

a�?a�� DPRD tentu harus berjalan dalam koridor yang objektif sesuai aturan yang ada. Semua surat keluar terkait proses ini, juga harus sepengetahuan dan diparaf unsur pimpinan lain,a��a�� katanya.

Sikap hati-hati yang ditunjukan DPRD untuk mencegah adanya politisasi. Diakuinya, proses PAW ini sendiri merupakan keputusan politik yang dibuat oleh partai tempat anggota DPRD tersebut bernaung. Dalam proses pengambilan keputusan, Nasir menghindari adanya kesan politisasi.

a�?a��Tentu ada pihak yang sudah dan tidak suka. Tapi inilah proses yang harus dilakukan DPRD, karena tugas DPRD sendiri hanya melanjutkan apa yang diusulkan partai,a��a�� pungkasnya. (far/r4)

Berita Lainnya

Dana Bantuan Korban Gempa Cair Pekan Ini

Redaksi LombokPost

Perpustakaan Cempi Jaya Banggakan Dompu

Redaksi LombokPost

Minyak Sumbawa Sangat Layak Menasional

Redaksi LombokPost

Puluhan Lampu Terpasang, Kota Bima Semakin Terang

Redaksi LombokPost

KPU Dompu Publikasikan Daftar Caleg Sementara

Redaksi LombokPost

Pelayanan RSUD Sumbawa Mulai Dibenahi

Jalan Teladan-Kelawis dan Batu Rotok Tuntas

Berkas SMKN Lunyuk Dikirim ke Kejaksaan

Istri Jadi TKW, GT Hamili Anak Kandungnya