Lombok Post
Praya

Pembangunan Terhambat Anggaran

PPN AWANG: Inilah PPN Teluk Awang di Desa Mertak, Pujut Lombok Tengah beberapa hari lalu.

PRAYAA�– Dinas Kelautan dan Perikanan (DKP) Lombok Tengah (Loteng) merilis, anggaran pembangunan Pelabuhan Perikanan Nusantara (PPN) Teluk Awang Desa Mertak, Pujut tahun ini kosong. Kondisi seperti itu, membuat beberapa item proyek tidak bisa dilanjutkan.

a�?Kemungkinan, sampai tahun 2017 dan seterusnya,a�? kata Kepala DKP Loteng Maulana Razak, kemarin (17/11) usai bertemu dengan jajaran direksi PT Sarana Multi Infrastruktur (SMI) di pendopo bupati.

Dari perhitungan ulang, kata Maulana total anggaran untuk pembangunan PPN, di Dusun Awang Balak itu sendiri mencapai Rp 145 miliar lebih. Yang sudah dikucurkan pusat melalui Kementerian Perikanan dan Kelautan sebesar Rp 86 miliar lebih. Dengan rincian, di tahun 2012 lalu sebesar Rp 28 miliar lebih, tahun 2013 Rp 8,601 miliar lebih, tahun 2014 Rp 7,7 miliar lebih dan tahun 2015 lalu sebesar Rp 44,3 miliar lebih.

a�?Sedangkan tahun ini, kosong. Tidak ada kucuran anggaran sedikit pun dari pusat,a�? keluhnya.

Secara fisik, ungkap Maulana progres pembangunan di PPN Teluk Awang mencapai 65 persen. Sisanya, 35 persen masih menyisakan penanganan reklamasi lahan yang baru direalisasikan sembilan hektare (ha), dari total 15 ha. Awalnya, Pemkab menargetkan rampung pada tahun 2017 mendatang, namun karena kosongnya anggaran, kemungkinan tertunda. Begitu pula, pembangunan infrastruktur, fasilitas, sarana dan prasarana lainnya.

Selain itu, tambah Maulana target Pemkab yang mengharapkan pelabuhan tersebut rampung 100 persen pada tahun 2019 mendatang, sepertinya juah dari keinginan awal. Kendati demikian, saat ini PPN tetap beroperasi, sesuai standar dermaga yang sudah disiapkan pemerintah.

Sementara, bangunan yang ada saat ini, diakui Maulana memang terkesan tidak terawat. Itu terjadi, karena lagi-lagi anggaran yang kosong dari pusat. a�?Karena, kewenangan mengelola pelabuhan itu, ada ditangan pusat. Kita hanya diberikan kewenangan pengelolaan tempat pelelangan ikan (TPI) saja,a�? katanya.

Kosongnya anggaran itu, tambah Maulana merupakan imbas dari efisiensi anggaran pusat. Pemkab pun tidak bisa berbuat banyak, apalagi menyusun kebijakan searing anggaran. a�?Kalau berbicara fasilitas, Alhamdulillah di PPN Teluk Awang sudah lengkap,a�? sambung Bupati HM Suhaili FT.

Cepat atau lambat, kata Suhaili pembangunan PPN itu kedepannya pasti akan diselesaikan. Yang penting, Loteng sudah menjadi pintu masuk laut di seluruh nusantara. a�?Insya Allah, tetap menjadi prioritas pusat,a�? katanya.(dss/r2)

Berita Lainnya

Penangan Pascagempa Lamban

Redaksi LombokPost

SMPN 3 Jonggat Terapkan Pembelajaran Berbasis Siswa

Redaksi LombokPost

Pemkab Loteng Siapkan Nikah Massal Gratis

Redaksi LombokPost

Jaksa Kumpulkan 96 Kades Terpilih

Redaksi LombokPost

Dewan Pertanyakan Penyedia Panel RISHA

Redaksi LombokPost

Kadis Baru Ditugaskan Perangi Calo

Redaksi LombokPost

PT Angkasa Pura I Salurkan Dana Pinjaman Mitra Binaan

Redaksi LombokPost

Pemkab Loteng Bangun Pendeteksi Tsunami

Redaksi LombokPost

Korban Gempa Tagih Janji Jokowi

Redaksi LombokPost