Lombok Post
Ekonomi Bisnis

Santosa Jamin Bayar Hutang Pajak

hotel
NUNGGAK PAJAK: Inilah salah satu hotel yang menunggak pajak di kawasan Senggigi. Hotel Santosa masih ngutang bayar pajak sebesar Rp 8 miliar lebih pada Pemkab Lobar.

MATARAM – The Santosa Villas Senggigi berkomitmen membayar tunggakan pajaknya yang mencapai Rp8 miliar lebih. Saat ini, pihak Santosa sudah membayar Rp250 juta, sebagai mencicil tunggakan pajaknya kepada Pemerintan Kabupaten Lombok Barat.

Manajer KeuangaA� The Santosa Villas & Hotel I Wayan Sudiarta mengatakan pihaknya berupaya maksimal melunasi kewajibannya sebelum waktu yang ditentukan. Dia membenarkan jika sebelumnya pernah menyepakati waktu pembayaran hingga enam bulan sejak September 2016 hingga Februari 2017. “Kami sedang mengupayakan untuk melunasinya,” ujar Sudiarta kepada wartawan kemarin (14/11). Dikatakan, angka Rp8 Milyar itu merupakan tunggakan pajak sejak 2014 hingga 2016.

Ditegaskannya, pihaknya sama sekali tidak berupaya berkelit dari kewajiban membayar pajak. Namun, karena ada beberapa kendala, terutama tuggakan pembayaran penyewa hotel yang belum tuntas membuat pihaknya harus mengencangkan ikat pinggang.

Salah satu kegiatan yang digelar di hotelnya yang belum dibayar penyewa adalah kegiatan Rabitah Al Islamiyah beberapa waktu lalu. Kegiatan ini masih meninggalkan hutang sekitar Rp200 juta. Ada juga kegiatan-kegiatan pemerintah lainnya yang telah digelar namun masih menyisakan hutang.

a�?Masalahnya lebih pada kondisi keuangan saja, tingkat hunian hotel, hingga tunggakan pembayaran dari konsumen,” ujar dia.

Sudiarta menjelaskan, tunggakan pembayaran itu terjadi hingga empat bulan, sehingga berdampak pada kondisi keuangan hotel. Namun dia tidak merinci total tunggakan oleh pemerintah di hotelnya, dengan alasan waktu kegiatan itu sudah berlangsung sangat lama.

Saat ini, pihaknya sedang membahas hal itu bersama direksi. Dia berharap tunggakan hutang, terutama dari pemerintah, dapat segera diselesaikan. Sehingga paling lambat Desember 2016, pihaknya dapat melunasi semua tunggakan pajak itu.

Terpisah, Kepala Biro Kesra Setda NTB Faturrahman membenarkan adanya tunggakan pembayaran itu. Menurut dia, pihaknya sudah membayar Rp900 juta dari total kewajibannya yang mencapai Rp1,2 Miliar.

Angka tersebut di antaranya untuk pembayaran akomodasi peserta yang mencapai 300 orang. Pihaknya juga sudah berkoordinasi dengan MUI terkait hal itu.

“Sudah kita bayarkan Rp900 juta kepada pihak Hotel Santosa dan masih tersisa Rp200 juta lagi,” tandas dia. (tan/r3)

Berita Lainnya

ILBB-Ancora Foundation Bantu Korban Gempa Lombok

Redaksi Lombok Post

Bank Mandiri-Hiswana Migas-Pertamina Jalin Kerjasama

Redaksi Lombok Post

Soft Opening Jannah Tour and Travel Meriah

Redaksi LombokPost

Masyarakat Didorong Gunakan Produk Lokal

Redaksi LombokPost

FWD Life Resmi Hadir di Lombok

Redaksi Lombok Post

Golden Palace Hotel Dikunjungi Wakil Duta Besar Australia

Redaksi Lombok Post

BI Sosialisasi Kartu GPN di Kota Bima

Redaksi Lombok Post

Distribusi Kartu Berlogo GPN Dekati Target

Redaksi LombokPost

Avian Brands Peduli Bangun Kembali Lombok

Redaksi Lombok Post