Lombok Post
Bima - Dompu

Siswa SMKN 2 Ditetapkan Jadi Tersangka

BARANG BUKTI: Sepeda motor Yamaha Vixion yang berhasil dibawa kabur oleh dua pelajar dan saat ini masih ditahan di Sat Reskrim Polres Bima Kota.

KOTA BIMA – Satu dari dua siswa SMKN 2 Kota Bima ditetapkan sebagai tersangka kasus pencurian kendaraan bermotor (curanmor) ditahan. Siswa tersebut berinisial AR, 18 tahun, warga Desa Sie, Kecamatan Monta, Kabupaten Bima.

Kanit Pidum Sat Reskrim Polres Bima Kota IPDA AH Wongso menjelaskan, dua siswa tersebut sudah dimintai keterangan. AR dan RM sama-sama ditetapkan sebagai tersangka. Hanya saja RM tidak ditahan.

“Yang kami tahan hanya AR, sementara RM hanya wajib lapor,” jelas Wongso pada Radar Tambora (Lombok Post Group), kemar(21/11).

Menurut Wongso, berdasarkan keterangan keduanya, sepeda motor tersebut diambil oleh AR. RM hanya membantu mendorong dan ikut mengantar sepeda motor tersebut ke Dodu.

“Berdasarkan hasil pemeriksaan, RM saat itu sempat menghubungi pemilik motor untuk menginformasikan lokasi motor itu,” tuturnya.

Ditegaskan Wongso, dua pelajar tersebut baru pertama kali melakukan aksi curanmor. Mereka mengaku tidak memiliki niat untuk mencuri. Aksi curanmor dilakukan karena adanya kesempatan.

Menurut Wongso, AR dikenakan Pasal 363 KUHP tentang Pencurian. Ancaman hukumannya tujuh tahun penjara. Sementara RM dikenakan Pasal 55 KUHP karena turut serta melakukan tindak pidana curanmor.

“Berkasnya kasus ini masih kami lengkapi,” pungkasnya.(yet/r4)

Berita Lainnya

IKKB Papua Barat Bantu Korban Gempa

Redaksi LombokPost

Etos Kerja Harus Meningkat selama Ramadan

Pemkot Bima Lanjutkan Perbaikan Infrastruktur Sisa Banjir

Redaksi LombokPost

Miliki Sabu, IRT Diringkus

Ops Ketupat Gatarin 2018 Dimulai

Masih Ditemukan Makanan Kedaluwarsa

Penataan Ama Hami Dilanjutkan

Berkas Ketua PDIP Kota Bima Dilimpahkan ke Kejaksaan

Redaksi LombokPost

KPU Kota Bima Mulai Lipat Surat Suara