Lombok Post
Metropolis

Siap Lapor ke Pusat

aminn-sir
Wakil Gubernur NTB H Muhammad Amin

MATARAMA�– Pemprov NTB mendukung kebijakan pusat yang meminta daerah memberikan laporan berkala terkait penanganan pungutan liar. Pola seperti ini dianggap cukup relevan untuk mengintensifkan penanganan pungli di daerah.

Wakil Gubernur NTB H Muhammad Amin mengatakan, pihaknya akan menindaklanjuti perintah Menteri Dalam Negeri (Mendagri) untuk memberikan laporan berkala tiap tanggal 5 setiap bulan.

Sementara terkait langkah yang sudah dilakukan Tim Saber Pungli NTB, sejauh ini kata Wagub, tim sudah melakukan banyak persiapan. Meski belum ada action di lapangan, namun ia yakin bahwa tim yang dibentuk akan mampu mengurangi pungli.

Banyak metode yang bisa dilakukan untuk pemberantasan, tidak hanya melakukan operasi gabungan, tapi juga ada investigasi. Memantau lokasi yang rawan pungli. Strategi yang digunakan kadang kata Wagub tidak perlu diungkapkan ke publik, sebab modus para pelaku pungli juga semakin canggih. Sehingga pemerintah juga harus lebih jeli dalam mengawasi mereka.A� a�?Action itukan tidak perlu diekpose,a�? katanya.

Ia menjamin pada saatnya nanti, pemerintah akan mengungkap praktik-praktik pungli yang selama ini terjadi. Sebab, pemprov juga punya komitmen yang kuat untuk pemberanatsan pungli. Ia sudah mengantongi intansi-instansi yang rawan pungli, seperti dinas yang mengurus perizinan, intansi vertikal seperti Badan Pertanahan Nasional (BPN) dan Kementerian Agama. Saat rapat koordinasi, mereka diminta keterangan dan mengaku sudah membentuk tim di internal. A�a�?Jadi satgas internal itu saling memperkuat dengan satgas di provinsi,a�? katanya.

Untuk memantapkan penanganan pungli, Kamis mendatang akan ada koordinasi penanganan pungli di tingkat nasional. Rapat ini akan dihadiri Gubernur NTB atau dirinya langsung. (ili/r8)

Berita Lainnya

Zul-Rohmi Perlu Banyak Sosialisasi

Redaksi Lombok Post

Mengejar Mimpi Jadi Daerah Industri

Redaksi Lombok Post

Gerbang Kota Ikut Terseok-Seok!

Redaksi Lombok Post

Spa Abal-Abal Kembali Tersenyum

Redaksi Lombok Post

Usia 16 Tahun Terlarang Menikah

Redaksi Lombok Post

330 Tukang RISHA Minggat, Rumah Korban Gempa Baru Jadi 85 Unit

Redaksi Lombok Post

Ogah Berniaga di Jalan Niaga

Redaksi LombokPost

Tolong, Jangan Masuk Angin!

Redaksi LombokPost

Volume Monumen Tak Sesuai Kontrak, Rekanan Didenda Rp 1,2 Juta Perhari

Redaksi LombokPost