Lombok Post
Metropolis

Belanja Gaji Naik, Anggaran Pembangunan Dipangkas

mori-hanafi-sir
Wakil Ketua DPRD NTB Mori Hanafi

MATARAM – Tingginya belanja pegawai Pemprov NTB membuat banyak dana program dikurangi. Sekitar Rp 222 miliar anggaran pembangunan harus dipangkas untuk menutupi kebutuhan belanja pegawai tahun 2017. a�?Dana ini disisir dari semua program dinas,a�? kata Wakil Ketua DPRD NTB Mori Hanafi, kemarin (23/11).

Pengurangan anggaran pembangunan ini disebabkan, jumlah Dana Alokasi Umum (DAU) yang diberikan pemerintah pusat tidak sebanding dengan beban pegawai baru yang harus ditanggung pemprov. Penambahan DAU dari Rp 1,17 triliun tahun 2016 menjadi Rp 1,49 triliun tahun 2017 hanya bertambah Rp 298 miliar. Tapi setelah dihitung kebutuhan untuk gaji 7.860 orang pegawai baru sebesar Rp 520 miliar lebih. Artinya, ada kekurangan Rp 222 miliar untuk belanja pegawai.

Karena APBN sudah diketok, maka pemerintah pusat tidak mungkin menambah DAU lagi. Sehingga solusinya adalah dengan mengurangi belanja-belanja pembangunan di setiap SKPD. Hal ini sudah sepakati dalam pembahasan KUA-PPAS 2017 beberapa waktu lalu. a�?Sudah disisir sekarang masih dalam pembahasan anggaran,a�? kata politisi Gerindra ini.

Ia berharap, dengan tingginya belanja pegawai yang mencapai Rp 1,3 triliun mampu diimbangi dengan peningkatan kinerja. Aparatur sipil negara (ASN) harus bekerja lebih profesional dan lebih rajin dalam menjalankan tugas.

Mori menambahkan, saat ini pembahasan anggaran sudah masuk dalam tahap pandangan fraksi-fraksi, dan ditargetkan tanggal 30 November APBD NTB tahun 2017 sudah disahkan. (ili/r7)

Berita Lainnya

Belum Satu pun Rumah Tahan Gempa yang Terbangun

Redaksi LombokPost

BPBD Tunggu Perintah Perkim

Redaksi LombokPost

Jembatan Sungai Jangkuk Sudah Lama Ambles, tapi Dicuekin!

Redaksi LombokPost

Anak Muda sampai Pengusaha Berebut Buat Karikatur

Redaksi LombokPost

Kartu Nikah Sebatas Wacana

Redaksi LombokPost

169 Formasi Gagal Terisi

Redaksi LombokPost

Sepakat, UMK Mataram Rp 2.013.000

Redaksi LombokPost

Target Diprediksi Meleset!

Redaksi LombokPost

Kurang Perhatian, Sungai Ancar Meluap

Redaksi LombokPost