Lombok Post
Pendidikan

IKA Unram Ikut Ketoprak HIMPUNI

Ketua IKA Unram Sirra Prayuna

MATARAMA�– Ikatan Keluarga Alumni (IKA) Universitas Mataram ikut dalam pagelaran budaya. Melalui rilisnya Ketua IKA Unram Sirra Prayuna mengatakan, kegiatan ini berawal dari keprihatinan beberapa alumni Perguruan Tinggi Negeri (PTN) atas kondisi bangsa dan kompleksitas masalah sosial, ekonomi, politik, perbedaan agama yang rentan ditunggangi kepentingan golongan maupun pribadi, maka terbentuklah Perhimpunan Ikatan Alumni Perguruan Tinggi Negeri (HIMPUNI).

a�?Perhimpunan ini semata mata berkiprah untuk memberikan manfaat untuk kepentingan bangsa dan almamater,a�? katanya, kemarin (24/11).

Tujuannya, kata Sirra, tentu saja mengajak seluruh alumni PTN bersama-sama melawan ketidak adilan, ketidak harmonisan, dan menjunjung tinggi nilai-nilai luhur bangsa demi mewujudkan negara kesatuan Indonesia yang toto tentrem karto raharjo.
a�?Pagelaran kedua berupa pementasan Ketoprak ini adalah merupakan salah satu kegiatan HIMPUNI dalam menjunjung dan melestarikan budaya Indonesia,a�? bebernya.

HIMPUNI memilih tema menyatukan kembali nusantara yang dikemas dengan dialog informal dan santai agar menghilangkan suasana kaku dan dapat diterima oleh masyarakat dengan mudah. Acara digelar di Gedung Balai Budaya Surabaya tadi malam, mengutip cerita sejarah yang pernah terjadi di nusantara. Saat itu terjadi ancaman perpecahan akibat pengaruh kekuasaan luar dan minimnya rasa persatuan diantara pemimpin-pemimpin wilayah. Ini dapat mengingatkan akan pentingnya semangat persatuan. Keinginan menyatukan wilayah juga sudah dilakukan oleh Airlangga sekitar 500 tahun sebelum Majapahit menyatukan nusantara. Diawali dengan menyatukan Dwipantara.

Ketoprak ini langsung dimainkan oleh Ketua Umum IKA Unram, Sirra Prayuna, bersama Gubernur Jatim Soekarwo, Gubernur Jateng Ganjar Pranowo, Rektor ITS, para ketua dan pengurus alumni PTN juga diramaikan pemain profesional dari Surabaya. Semangat dan kepedulian akan budaya bangsa inilah yang mendorong para alumni dari luar Surabaya seperti Padang, Jakarta, Depok , Bandung, Bogor, Yogjakarta, Semarang, Malang, Medan, dan Porwokerto berkenan tampil dan melestarikan salah satu seni budaya bangsa.(feb/r9)

Berita Lainnya

Santri Dilatih Gunakan IT dengan Bijak

Redaksi Lombok Post

Santri Al Ikhlas Taliwang Didorong Kuasai IT

Redaksi Lombok Post

Santri di Sumbawa Belajar IT

Redaksi Lombok Post

Santripreneur Ajak Santri Gunakan Teknologi secara Bijak dan Optimal

Bakti Kominfo Dekatkan Santri dengan Teknologi IT

Redaksi Lombok Post

Ponpes Islahuddiny Dorong Santri Kuasai IT untuk Berwirausaha

Kasek Harus Memiliki Sertifikat Cakep Nasional

Redaksi LombokPost

500 Mahasiswa UNW Ikuti PERTAMA

Redaksi LombokPost

Jurusan Pertanian SMKN 7 Mataram Kurang Diminati

Redaksi LombokPost