Bima - Dompu

Guru Sukarela Digaji Rp 50 Ribu Sebulan

BIMA – Hari Guru Nasional (HGN) diperingati setiap tanggal 25 November. Dalam peringatan HGN di Bima, banyak penghargaan diberikan pada guru yang berprestasi. Tapi sayangnya, berbagai penghargaan itu tidak sebanding dengan kesejahteraan guru sukarela.

”Tugas guru cukup berat, banyak problem yang dihadapi. Guru adalah manusia dengan tugas memanusiakan manusia,” kata Kepala Dikpora Kabupaten Bima Tajudin, kemarin(25/11).

Jumlah guru di Kabupaten Bima tahun 2016 sebanyak 14.043 orang. Guru sukarela dan honorer sebanyak 7.419 orang.

”Guru honorer hanya digaji Rp 250 ribu perbulan. Sedangkan guru sukarela hanya digaji Rp 50 ribu perbulan,” sebutnya.

Kondisi itu cukup memprihatinkan. Perhatian pemerintah terhadap guru honorer dan sukarela masih kurang. Mereka digaji seadanya.

Ke depan kata mantan Kepala Badan Kepegawaian Daerah (BKD) Kabupaten Bima ini, akan mengupayakan guru honorer menjadi guru kontrak. Sehingga, setiap bulan mendapatkan insentif yang layak.

A�”Guru kontrak ini akan diprioritas dari daerah terpencil. Mereka yang bertugas di sekolah-sekolah yang kekurangan guru,” terangnya.

Sistem kontrak tersebut, kata dia, sebagai motivasi bagi guru honorer. Supaya mereka focus mengajar di daerah terpencil.

Bupati Bima Hj Indah Dhamayanti Putri berjanjiA� akan memperjuangkan kesejahteraan guru. Sistem kontrak sangat tepat dengan kondisi pendidikan di Bima.

A�”Kita sudah merancang untuk mengangkat guru kontrak,” katanya. (dam/r4)

Related posts

Pasar Dompu Terlihat Rapi

Redaksi Lombok post

Pemkob Didesak Cari Pengganti Kadishubkominfo

Redaksi Lombok post

Oknum Guru Kedapatan Main Judi

Redaksi Lombok post