Lombok Post
Metropolis

Mulai dari Niat, Tawap, Saa��i, dan Bercukur

patuna21
MANASIK: HL Minggrahami (berdiri paling depan), pembimbing jamaah umrah PT Patuna saat memaparkan tata cara dan doa-doa dalam menjalankan ibadah umrah di Hotel Grand Legi Mataram, kemarin (27/11).

MATARAMA�– Pelayanan yang diberikan biro perjalanan haji dan umrah, PT Patuna Cabang Lombok terhadap calon jamaahA� tidak diragukan lagi.

Sebelum berangkat ke Tanah Suci hingga kembali ke kampung halaman, jamaah terus dibimbing. Khususnya sebelum keberangkatan, jamaah terus dibimbing mengenai tata cara dan doa-doa selama menjalankan ibadah umrah.

a�?Jamaah harus terus mendapatkan bimbingan agar pelaksanaan ibadah umrah menjadi sempurna,a�? kata Kepala Cabang PT Patuna Hajah Deliana Sari kepada Lombok Post di sela-sela acara manasik di Hotel Grand Legi Mataram, kemarin (27/11).

Manasik juga bertujuan untuk menjalin silaturahmi antara jamaah yang satu dengan yang lainnya. a�?Jika sudah terjalin rasa kekeluargaan,A� pelaksanaan ibadah umrah menjadi lebih baik,a�? katanya.

Dalam kegiatan manasik, jamaah juga banyak bertanya berbagai hal yang berkaitan dengan ibadah umrah. a�?Tujuan kegiatan ini agar nantinya setiba di Madinah dan Makkah jamaah benar-benar khusuk beribadah,a�? jelasnya.

Tidak hanya berkaitan dengan rukun ibadah, jamaah juga mendapatkan informasi tentang kondisi terkini di Makkah dan Madinah. Mulai dari cuaca hingga aturan-aturan terbaru yang diterapkan. a�?Semua ini sangat penting diketahui jamaah agar mereka benar-benar siap sebelum berangkat.

Sementara itu, pembimbing jamaah umrah Patuna HL Minggrahami memaparkan secara terperinci semua hal yang berkaitan dengan pelaksanaan ibadah umrah. a�?Ibadah umrah terdiri atas niat, tawap, saa��i, dan bercukur,a�? jelasnya.

HL Minggrahami kemudian menjelaskan tata cara, bacaan, dan doa-doa yang diucapkan dalam berbagai rangkaian ibadah tersebut. a�?Bagi jamaah yang belum menghafal doa-doanya, tidak perlu khawatir. Patuna menyiapkan pembimbing yang akan terus mendampingi jamaah selama di Makkah dan Madinah,a�? katanya.

Bahkan dalam kegiatan manasik umrah kemarin, jamaah dibimbing cara memakai kain ihram hingga cara tawap dan saa��i. Hal-hal kecil, seperti berat maksimal koper dan barang-barang yang tidak boleh dibawa juga dijelaskan. a�?Yang tak kalah penting, siapkan jaket, kaos kaki dan sarung tangan karena cuacanya dingin,a�? jelasnya.

Saat yang sama, Komisaris PT Patuna HL Hadrian Irfani menjelaskan, manasik yang digelar kemarin adalah yang ketiga kalinya, khususnya untuk jamaah yang akan berangkat tanggal 19 dan 21 Desember mendatang.

Untuk jamaah yang akan berangkat 19 Desember sebanyak 94 orang. Terdiri atas paket biru 71 orang dan 23 orang paket hijau. a�?Jamaah ini semuanya dari NTB. Mereka nanti akan didampingi dua pendamping,a�? jelasnya.

Jamaah ini akan berangkat dari Lombok sekitar pukul 09.00 Wita menuju Jakarta menggunakan pesawat Garuda. Mereka akan singgah di Jakarta sebelum terbang menuju Makkah dan selanjutnya ke Madinah.

Khusus untuk jamaah yang akan berangkat tanggal 21 Desember, jamaah dari NTB akan bergabung dengan jamaah Patuna dari seluruh Indonesia. a�?Jumlahnya 379 orang,a�? katanya.

Jamaah ini juga akan berangkat menggunakan pesawat Garuda dari Lombok menuju Jakarta. Selanjutnya mereka terbang ke Madinah baru ke Makkah.

a�?Insya Allah, pelepasan jamaah yang berangkat tanggal 19 dan 21 Desember akan dilakukan tanggal 18 Desember,a�? katanya.

HL Hadrian Irfani menambahkan, selama di Makkah dan Madinah, semua jamaah baik yang paket coklat, biru, hijau, atau ungu pelayanannya sama. a�?Tidak ada yang berbeda. Yang berbeda hanya tempat menginapnya saja,a�? katanya.

Hotel tempat jamaah menginap sangat dekat dengan masjid. Jaraknya antara 100-300 meter. Di Madinah, jamaah akan menginap di Hotel Al Eiman al Manar, Hotel Royal in Nozzol, dan Hotel Merciur. a�?Makanan di hotel adalah makanan Indonesia. Tukang masaknya saja dari Indonesia,a�? jelasnya.

Untuk berziarah, jamaah akan diajak ke tempat-tempat bersejarah. Misalnya ke Makam Nabi Muhammad SAW, Raudah, Makam Baqi, Masjid Kuba, Kebun Kurma, Jabal Uhud, Jabal Nur, Jabal Rahmah, Arapah, dan Mina. (nur/lil)

Berita Lainnya

Pembuatan RISHA Kini Masalahnya Kekurangan Tukang

Redaksi LombokPost

Modal Awal Rp 800 Ribu, Kini Omzetnya Rp 2,5 Juta Sehari

Redaksi LombokPost

Hujan Deras, PDAM Tetap Ngadat

Redaksi LombokPost

Penyakit Menular Serang Anak Pengungsi

Redaksi LombokPost

Waspada ! Semua Pohon Berpotensi Tumbang!

Redaksi LombokPost

Lahan Menyempit, Petani Terjepit

Redaksi LombokPost

Pak Jokowi, Bebaskan Baiq Nuril!

Redaksi Lombok Post

Hati-Hati, Pohon Mulai Bertumbangan!

Redaksi LombokPost

Bikin Menu Nasiq Lobi Hingga Manuq Sebur Saus Lebui

Redaksi LombokPost