Lombok Post
Metropolis

22 Persen Warga Belum Terlindungi BPJS

bpjs
SINERGI: Kepala BPJS Kesehatan Mataram (kiri) Sistri Sambodo dan Kadis Kesehatan Mataram Usman Hadi usai membahas program kesehatan Mataram, kemarin(28/11).

MATARAM – Hingga kini belum seluruh masyarakat Mataram terdaftar dalam program BPJS Kesehatan. Data menunjukkan, masih ada 22 persen warga kota yang belum terlindungi program Jaminan Kesehatan Nasional (JKN) itu.

“Sebenarnya 78 persen itu sudah cukup tinggi,a�? kata Kepala BPJS Kesehatan Mataram Sistri Sambodo.

Di NTB, angka itu hanya kalah dari Sumbawa Barat yang bulan ini sudah mulai mendaftarkan seluruh masyarakatnya. Hal itulah yang rencananya juga akan diterapkan Pemkot Mataram.

Dengan pola Universal Health Coverage alias perlindungan kesehatan menyeluruh, 22 pesen warga yang belum terdaftar akan ditanggung pemkot. “Komitmen itu akan dimulai awal 2017, kami sangat mengapresiasi,a�? ujarnya.

Hitung-hitungannya setiap masyarakat akan ditanggulangi Rp 23 ribu perbulan. Memastikan penerima bantuan tepat sasaran, verifikasi dan validasi data akan dilakukan. “Jelas ini untuk masyarakat tak mampu yang belum tercover,a�? jawabnya.

Kadis Kesehatan Kota Mataram Usman Hadi mengatakan, program kesehatan memang menjadi salah satu program utama pemkot. Karena itu, rencana Universal Health Coverage segera dijalankan. a�?Pak wali sudah komitmen untuk selesaikan 22 persen yang belum itu,a�? katanya.

Dengan demikian, mulai awal tahun depan diharapkan tak ada lagi cerita masyarakat Mataram yang mengurungkan niat berobat karena kendala dana. “Kesehatan itu hak setiap orang,a�? tukasnya. (yuk/r5)

Berita Lainnya

Buat Wisata Kuliner Ikan di Sekarbela

Redaksi LombokPost

Muhir Keok, Malik Melenggang

Redaksi LombokPost

Jadup Mulai Ada Titik Terang

Redaksi LombokPost

Aneh, Usulan Perda Koperasi Dihapus Begitu Saja

Redaksi LombokPost

Zohri Kembali Pertajam Rekor Jadi 10,13 Detik

Redaksi LombokPost

Partai Beringin Panas Dingin

Redaksi LombokPost

Gubernur Bantah Ucapkan Selamat kepada Calon Presiden Tertentu

Redaksi LombokPost

Gubernur Zul Yakin Jokowi Tak Cuekin NTB

Redaksi LombokPost

Kebutuhan Uang Selama Ramadan Rp 2,9 Triliun

Redaksi LombokPost