Lombok Post
Bima - Dompu

HMS Sambangi Warga Kaki Tambora

MERAKYAT: Anggota DPR RI DapilNTB HM Syafrudin bersama masyarakat Desa Karombo,Kecamatan Pekat,Kabupaten Dompu,di sela kegiatan sosialisasi Empat PilarMPR RI , Senin(28/11) lalu.

DOMPUA�– Politisi Partai Amanat Nasional (PAN) H Muhammad Syafrudin (HMS) menyosialisasikan empat pilar MPR RI hingga pelosok desa di kaki Gunung Tambora, kemarin. Dia menempuh jarak ratusan kilometer untuk bertemu simpatisannya yang tinggal di Desa Karombo, Kecamatan Pekat, Kabupaten Dompu.

Kepala Desa Karombo Syarifudin mengapresiasi kehadiran HMS selaku anggota DPR RI di desanya yang berkembang empat tahun terakhir ini. Selain itu, salah seorang guru Bunyamin, juga antusias dengan kehadiran HMS di desanya.

“Kami bersyukur dan bangga memiliki wakil rakyat yang tidak sungkan menemui dan mendatangi rakyatnya ke tempat terpencil,” kata Kepala Desa Karombo Syarifudin.

Sosialisasi ini diikuti peserta dari berbagai desa di Kecamatan Pekat. Hadir pula Danramil Pekat, babinsa, dan staf kecamatan. Dalam kesempatan itu Bunyamin memaparkan kondisi insfrastruktur jalan yang baik. Hanya saja letaknya yang jauh mencapai 150 kilometer dari Kabupaten Dompu.

HMS punA� mengutarakan perasaan yang sama. Dia sangat bersyukur bisa bertemu konstituennya dan hingga kini dapat memperjuangkan aspirasinya.A� a�?Ini merupakan tugas saya selaku anggota DPR RI. Saya telah dipilih untuk mewakili dan memperjuangkan aspirasi mereka,a�? tegas HMS.

Menurutnya,sosialisasi empat pilar tersebut perlu dilakukan terus menerus untukmenangkal berbagai ancaman baik dari internal maupun eksternal. Dikatakan, sosialisasi empat pilar merupakan kegiatan yang dilakukan untuk memperkuat pemahaman tentang Pancasila,BhinnekaTunggal Ika,UUD 1945 dan Negara Kesatuan Republik Indonesia. Dengan demikian,masyarakat di daerah pemilihannya diharapkan akan kuat menghadapi arus perubahan dan berbagai ancaman yang datang dari luar.

HMS menyempatkan diri berdialog secara informal dengan masyarakat setempat. Ikut merasakan kondisi masyarakat di daerah tersebut sambil meresapi kebersamaan dengan rakyat yang diwakilinya. Dia bahkan hanya mengenakan sarung dan kaos sederhana yang membuatnya nyaris tidak berbeda dengan masyarakat yang diwakilinya.(tan/*/r4)

Berita Lainnya

IKKB Papua Barat Bantu Korban Gempa

Redaksi LombokPost

Etos Kerja Harus Meningkat selama Ramadan

Pemkot Bima Lanjutkan Perbaikan Infrastruktur Sisa Banjir

Redaksi LombokPost

Miliki Sabu, IRT Diringkus

Ops Ketupat Gatarin 2018 Dimulai

Masih Ditemukan Makanan Kedaluwarsa

Penataan Ama Hami Dilanjutkan

Berkas Ketua PDIP Kota Bima Dilimpahkan ke Kejaksaan

Redaksi LombokPost

KPU Kota Bima Mulai Lipat Surat Suara