Lombok Post
Sumbawa

Satu Meja Bahas Rencana Aksi 212

SILATURRAHMI : Wabup Sumbawa Barat Fud Syaifuddin saat menerima kunjungan Kapolres KSB AKBP Andy Hermawan dan Kasdim Sumbawa Mayor Syafei di kantornya, kemarin(28/11).

TALIWANG a�� Pemda Sumbawa Barat, Polres KSB dan Dandim Sumbawa terus memantapkan garis koordinasi. Seperti yang dilakukan Kapolres KSB AKBP Andy Hermawan dan Kasdim Sumbawa Mayor Syafei kemarin. Dua petinggi kepolisian dan TNI itu bertemu Wakil Bupati Sumbawa Barat Fud Syaifuddin.

Pertemuan terbatas di ruang kerja wabup itu membahas banyak hal. Termasuk melakukan koordinasi dengan tekait rencana aksi yang akan berlangsung 2 Desember mendatang.

a�?a��Kepolisian, Pemda dan TNI tentu terus melakukan koordinasi. Jadi bukan hanya saat ini saja, tapi juga menyangkut banyak hal,a��a�� kata Kapolres KSB AKBP Andy Hermawan, kemarin.

Kapolres mengatakan, koordinasi yang dilakukan pihaknya bersama Pemda KSB dan Kodim Sumbawa, bukan semata-mata karena adanya rencana aksi yang akan dilakukan pada 2 Desember mendatang. Koordinasi ini mencakup banyak hal, terutama bagaimana memastikan kondusifitas daerah yang selama ini sudah terjaga dan terjalin dengan baik.

a�?a��Selama ini kondusifitas KSB sudah berjalan dengan baik. Ini harus tetap dipertahankan. Tentunya harus dilakukan secara bersama-sama baik oleh Pemda KSB, kepolisian maupun TNI,a��a�� katanya.

Wakil Bupati Sumbawa Barat Fud Syaifuddin mengatakan koordinasi yang dilakukan untuk memastikan kondusifitas daerah. Wabup mengaku, sejauh ini komunikasi tersebut berjalan dengan baik. Wabup juga tidak menampik, pertemuan terbatas ini juga berkaitan dengan rencana akan dilaksanakannya Apel Nusantara Bersatu. a�?a��Apel Nusantara Bersatu ini rencananya kita gelar pada 30 November mendatang. Kegiatan itu nantinya akan dipusatkan di KSB,a��a�� jelasnya.

Apel Nusantara Bersatu sendiri digelar sebagai upaya Pemda KSB memperlihatkan kepada masyarakat luar, bahwa KSB dalam kondisi aman dan terkendali. Tidak kalah pentingnya, isu nasional yang saat ini merembet sampai ke daerah-daerah di Indonesia, tidak memiliki keterkaitan langsung dengan KSB.

a�?a��Terkait dengan kasus yang tengah heboh saat ini, Pemda KSB sepenuhnya menyerahkan masalah itu ke proses hukum yang berlaku. Karena kita negara hukum, tentu itu harus dihormati,a��a�� katanya.

Kasdim Sumbawa Mayor Syafei mengatakan Apel Nusantara Bersatu akan dilaksanakan secara serentak. Tujuan digelarnya apel itu semata-mata untuk tetap mempersatukan masyarakat dana wadah NKRI.

a�?a��Empat pilar negara itu harus tetap dipertahankan. Inilah yang terus kita sosialisasikan kepada masyarakat,a��a�� katanya.

NKRI tegasnya merupakan harga mati. Karenanya, sosialisasi ini sendiri juga dilakukan hingga ke tingkat pelajar. a�?a��Kita memang berbeda, tapi tetap harus satu yaitu NKRI. Ini yang harus kita pertahankan,a��a�� katanya.

Apakah kegiatan ini termasuk bagian dari mengantisipasi rencana 2 Desember mendatang? Kasdim tidak menampik, kegiatan tersebut memiliki keterkaitan tentang hal tersebut. a�?a��Tapi tidak hanya soal isu 2 Desember itu saja. Ada banyak hal yang memang harus kita antisipasi,a��a��katanya.(far/r4)

Berita Lainnya

Dana Bantuan Korban Gempa Cair Pekan Ini

Redaksi LombokPost

Perpustakaan Cempi Jaya Banggakan Dompu

Redaksi LombokPost

Minyak Sumbawa Sangat Layak Menasional

Redaksi LombokPost

Puluhan Lampu Terpasang, Kota Bima Semakin Terang

Redaksi LombokPost

KPU Dompu Publikasikan Daftar Caleg Sementara

Redaksi LombokPost

Pelayanan RSUD Sumbawa Mulai Dibenahi

Jalan Teladan-Kelawis dan Batu Rotok Tuntas

Berkas SMKN Lunyuk Dikirim ke Kejaksaan

Istri Jadi TKW, GT Hamili Anak Kandungnya