Lombok Post
Kriminal

Jelang 212, TNI-Polri Rapatkan Barisan

GELAR PASUKAN: Polda NTB bersama TNI dan pemerintah daerah, melakukan gelar pasukan dalam rangka menghadapi kontinjensi di Lapangan Gajah Mada, Mapolda NTB, kemarin (29/11).

MATARAM – Jelang Aksi Damai 212, ratusan jamaah asal Lombok diketahui berangkat menuju Cikampek, Kabupaten Karawang, Jawa Barat. Terkait itu, Kapolda NTB Brigjen Pol Umar Septono mengaku telah mendapat laporan tersebut.

a�?Ada laporannya, ratusan jamaah Lombok yang berangkat. Tapi tujuannya untuk tablig di Cikampek,a�? kata Umar, kemarin (29/11).

Hanya saja, Umar belum dapat memastikan apakah nantinya jamaah akan berangkat ke Jakarta saat aksi 212 atau tidak. Meski demikian, ia mengimbau jika memang izinnya untuk tablig, maka sebaiknya tidak ikut ambil bagian dalam aksi 212.

a�?Implementasi disana kan kita tidak tahu. Tapi sebaiknya, kalau tablig, ya tablig aja,a�? sarannya.

Mengenai aksi 212 di wilayah NTB, Kapolda mengaku hingga kemarin belum mendapat pemberitahuan demo. A�Meski demikian, dia tidak melarang bila nantinya masyarakat ingin menyampaikan aspirasi. Tentunya dengan cara yang tertib. Tidak mengganggu kenyamanan masyarakat lain.

a�?Kalaupun ada, tetap kita layani,a�? ucap dia.

Terlepas dari itu, kemarin Polda NTB bersama TNI, pemda, melakukan gelar pasukan dalam rangka menghadapi kontinjensi. Terutama untuk menyambut Aksi Super Damai 212.

Menurut Kapolda, terkait aksi 212, pihaknya selalu menyiapkan diri jika hal terburuk terjadi. a�?Dengan apel ini, paling tidak kita siap untuk menghadapi situasi yang sedang berkembang,a�? kata Umar.

Sejauh ini, lanjut Umar, kondisi keamanan NTB menjelang aksi 212 masih kondusif. Pihaknya juga telah mengimbau masyarakat untuk tidak turun berunjukrasa. Jika terpaksa turun, sebaiknya dilakukan dengan cara damai.

Mengenai pengamanan di sejumlah objek vital, tidak ada pengamanan secara khusus. Polda juga telah menyerahkan masalah pengamanan langsung kepada polres jajarannya.

a�?Kita serahkan ke Kapolres, kalau penilaian kapolres berbahaya, ya silahkan diamankan,a�? katanya.

Sementara itu, senada dengan Kapolda, Kapolres Mataram AKBP Heri Prihanto. Menurutnya polisi tidak memberikan A�pengamanan khusus. Meski demikian, jajarannya telah memetakan wilayah mana saja yang berpotensi gangguan kamtibmas.

a�?Tidak ada, kita cuma lakukan patroli seperti biasa,a�? ungkapnya.

Patroli tersebut, lanjut dia, disesuaikan dengan kerawanan dari pemetaan yang dilakukan jajarannya. a�?Kita sesuai kan saja pada saat jam-jam rawan, jadi bukan setiap saat kita lakukan patroli,a�? tandasnya.(dit/r2)

Berita Lainnya

Jaksa Siap Eksekusi Baiq Nuril

Redaksi LombokPost

Dana BOS Dipakai Untuk Beli Motor

Redaksi LombokPost

Musim Hujan Tiba, 122 Polisi Siaga

Redaksi LombokPost

Bukti Kejahatan 2018 Dimusnahkan

Redaksi LombokPost

Baiq Nuril Siap Ajukan PK

Redaksi LombokPost

Jasad Bayi Membusuk di Bukit Korea

Redaksi LombokPost

Kenali Modus Jambret

Redaksi LombokPost

Polda NTB Berikan Data Penyidikan ke Bareskrim

Redaksi LombokPost

Berkas TPPO Riyadh Kembali Dilimpahkan

Redaksi LombokPost