Metropolis

Pelaku Pungli Mulai Tiarap

pungli-sir

MATARAM – Gerakan memerangi praktik pungutan liar (Pungli) mulai membuat para pelaku tiarap. Meski belum ada gerakan pemberantasan secara masif, namun kampanye terus menerus membuat oknum pelaku cemas. Mereka akan berpikir dua kali untuk melakukan pungli. “Hasil pantauan kami, di titik-titik rawan mulai senyap,a�? kata Inspektur Inspektorat NTB Ibnu Salim, kemarin (29/11).

Meski demikian, bukan berarti kondisi ini membuat pengawasan akan kendor. Ia tidak ingin tim lengah terhadap praktik pungli di semua sektor pelayanan. Banyak laporan-laporan yang memerlukan langkah cepat dari tim sapu bersih (Saber) Pungli. Mengenai masalah ini, Pokja IntelijenA� yang akan memberikan penjelasan lebih lanjut. “Intinya tim akan sapu bersih hingga ke desa dan kelurahan, asal ada dukungan data dari intelijen,a�? katanya.

Pihaknya sangat hati-hati menindaklanjuti laporan yang masuk. Sebab tim harus memastikan terlebih dahulu bahwa laporan itu benar-benar valid atau tidak. Sehingga dalam penindakan, pemerintah tidak salah tangkap atau salah tindak. Untuk itu, ia berharap masyarakat juga berpartisipasi membantu mengurangi pungli. Tidak hanya sekadar melaporkan, tetapi juga berhenti memberikan sogokan kepada petugas. “Jika ada tambahan data dari masyarakat, apalagi menjadi korban maka akan lebih bagus,a�? kata mantan Kasat Pol PP NTB ini.

Guna memperkuat tim, rencananya hari ini Tim Saber Pungli akan dikukuhkan oleh Gubernur NTB. Sebab sesuai Peraturan Presiden Nomor 87 Tahun 2016, Gubernur adalah penanggung jawab dan Forum Komunikasi Pimpinan Daerah (FKPD) sebagai tim asistensi. Ketua Pelaksana adalah Irwasda Polda NTB, wakil ketua Inspektorat NTB, wakil ketua II adalah Asisten Pengawas Kejati NTB, sementara anggotanya terdiri dari kepolisian, kejaksaan, TNI dan instansi terkait. “Jadi pengukuhan adalah bagian dari legalitas tim, sekaligus bagian dari sosialisasi kepada masyarakat bahwa tim sudah ada,a�? tandasnya. (ili/r7)

Related posts

Blusukan Ala Amaq Bangkol

Iklan Lombok Post

NTB Jadi Percontohan Pelaksanaan Jaminan Produk Halal

Redaksi Lombok Post

Kader PKK Dilatih Public speaking

Redaksi Lombok post