Lombok Post
Giri Menang Headline

Berantas Pungli, Naikkan IPM

apbd
SAH: Ketua DPRD Lobar Hj Sumiatun didampingi Bupati Lobar H Fauzan Khalid dan pimpinan dewan lainnya menandatangani APBD Kabupaten Lobar 2017 di gedung DPRD Lobar, kemarin (30/11).

GIRI MENANGA�– Anggaran Pendapatan dan Belanja Daerah (APBD) Murni Kabupaten Lombok Barat 2017 telah resmi disahkan. Dalam rapat paripurna di Gedung DPRD Lobar, kemarin (30/11), jumlahnya mencapai Rp 1.603.198.000.000. Jumlah tersebut diketahui lebih banyak dari APBD 2016 yang hanya Rp 1, 4 triliun.

Sayangnya, APBD 2017 itu banyak catatan. Juru bicara DPRD Lobar Sulhan Muchlis Ibrahim mengatakan, pada dasarnya APBD 2017 direncanakan dinamis dan berimbang. Namun ia hanya meminta komitmen bersama pihak eksekutif untuk melakukan yang terbaik dalam mengelola keuangan tersebut.

“Kami juga meminta seluruh SKPD memenuhi tata cara pengelolaan keuangan yang baik,a�? tegasnya.

Menurutnya, sasaran APBD 2017 untuk kepentingan publik, seperti pengentasan kemiskinan dan menciptakan lapangan kerja belum sepenuhnya menyentuh masyarakat. Karena itu, ia meminta dilakukan pengawalan menyeluruh.

Selain masalah pengelolaan keuangan, kalangan Dewan Giri Menang juga menyoroti masalah Indeks Pembangunan Masyarakat (IPM) Lobar yang saat ini berada di peringkat ke lima dari 10 kabupaten/kota di NTB.

Menurutnya, IPM Lobar sejatinya bisa lebih baik, masuk tiga besar. Karena itu mereka mendorong Pemkab agar mampu menaikkan IPM tersebut. “Masalah IPM perlu didorong bila perlu harus ada intervensi,a�? ujarnya.

Dikatakan Sulhan, jika berpatokan pada anggaran tidaklah mustahil IPM Lobar menembus tiga besar. Seperti diketahui, anggaran pendidikan mencapai 50 persen (Rp 500 miliar), anggaran kesehatan di atas Rp 200 miliar lebih, dan anggaran pengentasan kemiskinan di atas 30 persen. “Sudah sewajarnya lebih baik lagi,a�? harap politisi PKB ini.

Tidak hanya itu, dalam pengesahan APBD 2017 kemarin, kalangan dewan juga mewarning semua SKPD agar menghindari pungutan di luar ketetetapan Undang-undang.

Mereka meminta setiap SKPD turun mengawal pungutan liar yang masih terjadi di lapangan. Seperti pungutan oleh komite sekolah, biaya kesehatan yang masih tinggi, dan pengutan dalam mengurus dokumen lainnya.

Tidak hanya pungutan, kinerja birokrasi mendapat sorotan tajam karena a�?kegemukana�?. Kalangan dewan menilai salah satu faktor pembiayaan daerah yang cukup tinggi, adalah birokrasi yang gemuk.

“PNS di Lobar masih belum ideal. Jika tidak dikelola dengan baik, porsi belanja aparatur akan tetap kegemukan,a�? sesalnya.

Terakhir, kalangan dewan menyayangkan pimpinan PDAM Giri Menang yang tidak pernah hadir dalam rapat paripurna. Padahal, wakil rakyat mempunyai tugas mengetahui apakah perusahaan plat merah itu memiliki kontribusi atau tidak dalam menyumbang Pendapatan Asli Daerah (PAD).

a�?Itu harus dievaluasi, tidak boleh ada pengecualian,a�? tandas Sulhan.

Sementara Bupati Lombok Barat H Fauzan Khalid mengajak semua kalangan tidak selalu mengeluh soal minimnya anggaran. Karena itu, Bupati Fauzan meminta, semua pihak harus bekerja lebih keras lagi untuk meningkatkan Pendapatan Daerah.

Bupati juga mengucapkan rasa bangga dan hormatnya pada seluruh anggota Dewan, berkat kerja keras dan kerja sama telah mengesahkan APBD 2017 ini. “Semoga apa yang kita cita-citakan bersama untuk Lobar bisa terwujud,a�? imbuhnya.

Sementara Ketua DPRD Lobar Hj Sumiatun yang memimpin rapat kemarin, mengucapkan terima kasih kepada seluruh pihak yang membantu menyukseskan pengesahan APBD 2017. Sehingga berjalan dengan lancar sesuai dengan harapan bersama. “Kita tetap harus bersatu untuk membangun Lobar lebih baik lagi,a�? tandasnya. (zen/r5)

Berita Lainnya

Spa Abal-Abal Kembali Tersenyum

Redaksi Lombok Post

Usia 16 Tahun Terlarang Menikah

Redaksi Lombok Post

330 Tukang RISHA Minggat, Rumah Korban Gempa Baru Jadi 85 Unit

Redaksi Lombok Post

Masih Banyak Warga Loteng Buang Air Besar Sembarangan

Redaksi LombokPost

Pemkab dan ITDC Raih Penghargaan ISTA

Redaksi LombokPost

Ahli: Penangkapan Muhir Bukan OTT

Redaksi LombokPost

Pola Prabowo-Sandi dan Jokowi-Ma’ruf Serupa

Redaksi LombokPost

Kades Jangan Alergi Diperiksa!

Redaksi LombokPost

Surya Paloh Road Show ke Lombok

Redaksi LombokPost