Sumbawa

ABG Diperkosa Tiga Kali

SUMBAWA – Untuk kesekian kalinya, kasus pemerkosan terhadap anak di bawah umur kembali terjadi. Kali ini menimpa Bunga (bukan nama sebenarnya, red) seorang gadis berusia 16 tahun dari Kecamatan Plampang. Dalam menjalankan aksinya, pelaku mengancam akan membunuh Bunga. Bahkan aksi bejat ini dilakukan sebanyak tiga kali oleh pelaku.

Kapolsek Plampang Iptu Sarjan membenarkan adanya kasus pemerkosaan ini. Kasus ini terjadi pada Jumat (18/11), pecan lalu. Bermula ketika pelaku berinisial SH, 19 tahun, bersama seorang rekannya berinisial Nn datang ke rumah korban. Mereka berdua bertamu ke rumah korban sekitar pukul 20.00 Wita.

Tidak lama, Nn pulang meninggalkan mereka berdua. Karena masih memiliki hubungan keluarga, Bunga tidak curiga dengan SH. Saat berdua, SH yang duduk di ruang tamu meminta Bunga untuk mengambil korek api. Bunga lalu mengambil korek api di dapur rumahnya. Saat itu, pelaku langsung menyelinap ke dalam kamar tidur Bunga.

Setelah itu, pelaku kemudian menarik tangan Bunga ke dalam kamar. Sebelum melakukan aksinya, SH mengancam akan membunuh Bunga jika berteriak. Akhirnya, Bunga terpaksa melayani nafsu bejat dari SH. Bahkan, perbuatan bejat ini dilakukan oleh SH terhadap Bunga sebanyak tiga kali dalam semalam.

Setelah itu, SH kemudian meninggalkan Bunga di rumahnya. Setelah orang tua Bunga berada di rumah, perbuatan pelaku terhadapnya diceritakan kepada ibunya.

Awalnya, ada upaya untuk menyelesaiakan persoalan ini secara kekeluargaan antara kedua belah pihak. Namun, setelah 13 hari pihak pelaku tidak menunjukkan iktikad baik, orang tua Bunga melaporkan kasus ini ke Polsek Plampang, kemarin.

Sarjan mengungkapkan, pihaknya sudah meminta keterangan dari korban dan saksi. Bahkan pihaknya sudah mengamankan pelaku. Penyidiknya juga sudah meminta keterangan dari pelaku.

”Kami sudah melakukan penahanan terhadap pelaku karena pelaku sering menghilang. Pelaku akan kami kirimkan ke Polres Sumbawa untuk dilakukan penahanan,” kata Sarjan. (run/r4)

Related posts

Kadis Sebut Tak Ada Masalah

Redaksi Lombok post

Dua Jempol untuk Kartu Pariri dan Bariri

Redaksi Lombok post

Operasional Newmont Terhenti Enam Jam

Iklan Lombok Post