Lombok Post
Headline Politika

Diyah Ajak Masyarakat Jaga Toleransi

MERAKYAT: Anggota DPD RI Baiq Diyah Ratu Ganefi (duduk paling kanan) foto bersama warga Tiwu Galih, Praya, Lombok Tengah,

PRAYAA�– Anggota DPD RI dapil NTB Baiq Diyah Ratu Ganefi berpesan agar seluruh masyarakat Bumi Gora tetap menjaga persatuan dan kesatuan. Dia tidak ingin masyarakat terpecah belah karena perbedaan. Kasus hukum dan politik di Jakarta harus menjadi pejalaran.

a�?Antar agama, suku, bangsa dan ras tidak boleh saling singgung-menyinggung,a�? pesan Diyah saat sosialisasi Empat Pilar MPR RI di Kelurahan Tiwu Galih, Praya, Lombok Tengah (Loteng), kemarin (2/12).

A�Selama mengelilingi 10 kabupaten/kota di NTB, kata Diyah, kondusifitas daerah masih terjaga. Sehingga isu nasional yang terjadi saat ini, tidak sampai memancing suasana semakin keruh di NTB. a�?Ini yang harus kita jaga bersama. Mari kita menjaga toleransi,a�? ajaknya.

Dasar utamanya, kata Diyah adalah pada empat pilar itu sendiri. Diantaranya, Pancasila, Undang-Undang Dasar 1945, NKRI dan Bhineka Tunggal Ika. Keutuhan dan kedaulatan bangsa pun harga mati, tidak boleh terpecah belah. Pemerintah dan aparat hukum pun diminta bertindak tegas, apabila terjadi pelanggaran toleransi. “Siapa pun itu dan apa pun jabatannya,” tegasnya.

A�Ia pun bersyukur, karena sosialisasi empat pilar yang dilaksanakan DPD RI di seluruh dapil di Indonesia saat ini, cukup tepat. Karena, secara langsung menjawab permasalahan yang terjadi di ibu kota. Warga pun diberikan pemahaman, pengertian dan penyadaran tentang, pentingnya menjaga perbedaan dan toleransi. a�?Alhamdulillah,a�? ujar perempuan asal Desa Puyung, Jonggat, Loteng itu. (dss/r7)

Berita Lainnya

Kepala OPD Akan “Dikocok” Ulang

Redaksi LombokPost

Cegah Aksi Para Spekulan, Polisi-Pemprov Pantau Pasar

Redaksi LombokPost

KPU NTB Gelar Cerdas Cermat Pemilu bagi Pemilih Pemula

Redaksi LombokPost

Jaksa SP3 Kasus Izin Hutan Sekaroh

Redaksi LombokPost

Pengerukan Dermaga Labuhan Haji Terancam Molor

Redaksi LombokPost

Zul-Rohmi Perlu Banyak Sosialisasi

Redaksi Lombok Post

Mengejar Mimpi Jadi Daerah Industri

Redaksi Lombok Post

Spa Abal-Abal Kembali Tersenyum

Redaksi Lombok Post

Usia 16 Tahun Terlarang Menikah

Redaksi Lombok Post