Lombok Post
Kriminal

Dugaan Korupsi SMKN 1 Narmada Dikebut

Kasat Reskrim Polres Mataram AKP Kiki Firmansyah. DIDIT/LOMBOK POST

MATARAM — Polisi akhirnya menaikkan status perkara dugaan korupsi dana Bantuan Operasional Sekolah (BOS) SMKN 1 Narmada, Lombok Barat (Lobar). Setelah sekitar empat bulan penyelidikan, Desember ini kasus tersebut ditingkatkan ke penyidikan.

a�?Sudah ditingkatkan ke sidik (penyidikan, Red),a�? kata Kasat Reskrim Polres Mataram AKP Kiki Firmansyah, kemarin (5/12).

Menindaklanjuti itu, Kiki mengaku telah mengagendakan pemeriksaan saksi. Sedikitnya, ada beberapa saksi yang akan dipanggil polisi. Saksi-saksi ini juga sebelumnya telah dipanggil ketika status perkara masih di tingkat penyelidikan.

a�?Sudah kita panggil mereka, ada lima orang, termasuk bendahara dan panitianya. Bulan ini kita agendakan pemeriksaan,a�? ungkap dia.

Bagaimana dengan perhitungan kerugian negara? Terkait itu, Kiki mengatakan telah berkoordinasi dengan Badan Pengawasan Keuangan dan Pembangunan (BPKP) NTB. Pihaknya akan mengirimkan permintaan untuk menghitung kerugian negara.

a�?Segera kita layangkan permintaan kepada BPKP, mudah-mudahan 2017 kasus ini bisa selesai,a�? tandasnya.

Sedikit mengulas, dana bos yang mengalir ke sekolah yang terletak di Jalan Raya Montong, Presak Narmada itu mengalir hingga satu miliar lebih setiap tahunnya. Karena, murid yang belajar ditempat tersebut mencapai ribuan orang.

Anggaran yang dibidik Polres Mataram itu yakni dana BOS dari tahun 2014 dan 2015 karena dianggap tidak tepat sasaran. Terungkapnya kasus ini berawal dari laporan salah satu wali murid dari sekolah itu.(dit/r2)

Berita Lainnya

Jaksa Siap Eksekusi Baiq Nuril

Redaksi LombokPost

Dana BOS Dipakai Untuk Beli Motor

Redaksi LombokPost

Musim Hujan Tiba, 122 Polisi Siaga

Redaksi LombokPost

Bukti Kejahatan 2018 Dimusnahkan

Redaksi LombokPost

Baiq Nuril Siap Ajukan PK

Redaksi LombokPost

Jasad Bayi Membusuk di Bukit Korea

Redaksi LombokPost

Kenali Modus Jambret

Redaksi LombokPost

Polda NTB Berikan Data Penyidikan ke Bareskrim

Redaksi LombokPost

Berkas TPPO Riyadh Kembali Dilimpahkan

Redaksi LombokPost